Alasan Kemendag Batasi Kepemilikan Waralaba Restoran

Alasan Kemendag Batasi Kepemilikan Waralaba Restoran

Pemerintah menyatakan aturan waralaba yang akan dikeluarkan dalam waktu dekat bertujuan mengembangkan pengusaha daerah. Dengan begitu perekonomian Indonesia dapat lebih merata. Pemberdayaan usaha kecil dan mikro belum berkembang saat ini karena kalah dengan pengusaha besar. Aturan ini nantinya membatasi perkembangan usaha besar agar tidak terjadi ketimpangan.

Aturan ini nantinya juga memungkinkan pengusaha lokal daerah bekerja sama dengan pengusaha luar daerah. Dengan demikian terjadi transfer ilmu. Pengusaha yang tergabung dalam Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) mengecam rencana pemerintah menerapkan pembatasan gerai untuk bisnis waralaba restoran.

Pasalnya, skema aturan Kementerian Perdagangan itu dianggap diskriminatif dan merendahkan pengusaha kecil. Ketua Dewan Penasehat WALI Amir Karamoy menyatakan letak diskriminasi pemerintah ada pada penggunaan modal sebagai dasar membatasi gerai waralaba restoran.

Dalam kebijakan yang nantinya tertuang lewat Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) itu. Pemerintah memakai besaran modal Rp 10 miliar untuk menentukan apakah dilakukan pembatasan gerai atau tidak. Merujuk rancangan Kemendag, waralaba restoran seperti KFC atau McDonald, harus menyediakan dua paket investasi, yakni di bawah Rp 10 miliar dan di atas Rp 10 miliar. Untuk restoran bersistem waralaba yang modalnya butuh lebih dari Rp 10 miliar, pembatasan akan lebih longgar.

Jika modal membeli franchise sebuah rumah makan hanya Rp 100 juta, pembatasan ketat bakal berlaku. Pemerintah beralasan adanya pembedaan itu lantaran modal Rp 10 miliar sulit disediakan masyarakat kebanyakan.

Source https://www.merdeka.com/ https://www.merdeka.com/uang/alasan-kemendag-batasi-kepemilikan-waralaba-restoran.html
Comments
Loading...