Alfamart Tuntaskan Pembelian Saham Midi Utama

Alfamart Tuntaskan Pembelian Saham Midi Utama

Pengelola jaringan minimarket Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), telah menuntaskan pembelian sebanyak 864,7 juta saham (30 persen) PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) senilai Rp 518,8 miliar.

Dengan demikian, Alfamart kini memiliki 86,72 persen saham Midi Utama, dari sebelumnya 56,72 persen. Adapun transaksi pembelian diselesaikan pada 5 Desember 2014. Harga pelaksanaan transaksi sebesar Rp 600 per saham. Perseroan membeli saham Midi Utama dari Lawson Asia Pacific Holdings Pte Ltd melalui pasar negosiasi.

Alfamart telah melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD). Sesuai rencana, perseroan menerbitkan sebanyak 864,7 juta saham (2,24 persen) baru. Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp 600 per saham.

Sepanjang semester I-2014, Alfaria membukukan laba bersih sebesar Rp 119,59 miliar, merosot 15,75 persen dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 141,95 miliar. Penurunan disebabkan beban pokok yang mengalami kenaikan dari Rp 13,15 triliun menjadi Rp 15,88 triliun, dan beban usaha dan lainnya naik dari Rp 2,53 triliun menjadi Rp 3,09 triliun.

Hingga Juni 2014, Alfaria sudah membuka 630 gerai yang menelan dana investasi sebesar Rp 900 miliar. Dengan tambahan 1.200 gerai, hingga akhir tahun ini perseroan akan mengoperasikan sekitar 9.757 gerai. Adapun pada 2013, perseroan tercatat telah mengoperasikan sekitar 8.557 gerai dengan mayoritas daerah sebaran di Jawa (luar Jabodetabek), Bali, dan Lombok, diikuti wilayah Jabodetabek, dan kawasan luar Jawa.

Tahun ini, Alfaria menargetkan pembukaan 800 gerai hingga 1.200 gerai sehingga diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 1,8 triliun- 2 triliun yang akan dipenuhi dari kas internal dan pinjaman perbankan.

Tahun depan, Alfamart menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 1,8-2 triliun. Dana capex akan digunakan untuk membangun 1.000-1.200 gerai waralaba Alfamart serta sejumlah pusat distribusi.

Sekretaris Perusahaan Alfaria Tomin Widian pernah mengungkapkan, perseroan siap mengucurkan Rp 900 juta hingga Rp 1 miliar untuk setiap gerai yang dibangun. Adapun dana capex akan berasal dari pinjaman perbankan dan kas internal.

Alfaria juga berniat menggandeng SM Group sebagai mitra strategis untuk berekspansi gerai ke Filipina. Keduanya akan bekerja sama mendirikan satu pusat distribusi dan logistik (distribution center) dan 50 outlet Alfamart tahun ini.

SM Group merupakan induk usaha perusahaan-perusahaan di bidang pengembangan pusat belanja, ritel, real estat, bank, serta pariwisata. Perusahaan konglomerasi yang digawangi oleh keluarga Henry Sy ini mengelola bisnis ritel melalui SM Prime Holdings, anak usaha perseroan. Prime Holdings menaungi lebih dari 40 pusat belanja dan jaringan ritel di Filipina. Jaringan ini terdiri atas tiga bentuk, yaitu SM Supermarket, SM Hypermarket, dan SaveMore.

Source http://www.beritasatu.com/ http://www.beritasatu.com/emiten/231826-alfamart-tuntaskan-pembelian-saham-midi-utama.html
Comments
Loading...