Apa Itu Deposito? Apakah Menguntungkan? Tingkatan Bunga & Jenisnya!

By | September 9, 2023

Apa itu setoran? Mungkin bagi sebagian besar masyarakat, deposito merupakan hal yang cukup familiar, terutama bagi masyarakat yang ingin berinvestasi. Apakah Anda ingin menginvestasikan uang Anda dengan aman dan terjamin? Jika ya, maka deposito bisa menjadi pilihan investasi yang tepat.

Penyebab terlilit hutang pasti karena tidak terbiasa menabung dan berinvestasi. Deposito merupakan salah satu produk tabungan perbankan. Deposito bisa menjadi pilihan Anda jika ingin menabung dengan aman karena memiliki jaminan LPS dan bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan. Anda juga bisa menabung secara efektif dengan deposito karena pinjamannya memiliki jangka waktu tertentu.

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang deposito mulai dari pengertiannya, suku bunganya, jenisnya dan perbedaannya dengan tabungan biasa. Pertama-tama, mari kita lihat apa itu deposit!

Apa itu Deposit?

Deposito adalah jenis investasi dimana Anda menyimpan uang Anda di bank untuk jangka waktu tertentu dengan tingkat bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Pencairan dana hanya dapat dilakukan setelah jangka waktu penyetoran berakhir dan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati sebelumnya.

Meski lebih tinggi dibandingkan bank, namun suku bunga deposito cenderung lebih rendah dibandingkan jenis investasi yang memiliki risiko lebih tinggi, seperti saham atau obligasi. Oleh karena itu, deposito biasanya cocok bagi investor yang ingin menjaga nilai uangnya dan menghindari risiko investasi yang besar.

Selain itu, Anda perlu mempertimbangkan jangka waktu investasi Anda di deposito. Deposito biasanya memiliki jangka waktu yang bervariasi, mulai dari beberapa bulan hingga beberapa tahun. Semakin lama jangka waktu simpanan, semakin tinggi pula suku bunga yang ditawarkan. Namun, jika Anda membutuhkan dana tersebut dalam waktu dekat, deposito mungkin bukan pilihan yang tepat untuk Anda.

Deposito bisa menjadi pilihan investasi yang tepat jika Anda ingin menginvestasikan uang Anda dengan aman dan terjamin. Dengan deposito, Anda bisa mendapatkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa tanpa harus mengambil risiko besar. Jadi, jika Anda mencari investasi yang aman dan terjamin, pertimbangkan untuk berinvestasi pada deposito.

Berapa Bunga Deposito?

Perlu diingat bahwa suku bunga deposito dapat berubah sewaktu-waktu dan berbeda pada setiap bank tergantung kebijakan masing-masing bank serta tenor dan nominal deposito yang dipilih. Berikut tabel perbandingan suku bunga deposito dari beberapa bank di Indonesia.

Bank Penyanyi tenor Suku bunga
Bank Mandiri 1-3 bulan 2,25%
6-24 bulan 2,50%
BCA 1-12 bulan 1,90%
BNI 1-3 bulan 2,25%
6-24 bulan 2,50%
Bank Panin 1-12 bulan 2,25% (kurang dari Rp 2 miliar) / 2,75% (di atas Rp 2 miliar)
CIMB Niaga 1 bulan 2,25%
3-12 bulan 2,50%
Danamon 1-12 bulan 2,50%
OCBC NISP 1-12 bulan 2,25%

Baca juga: Rincian Biaya Haji 2 Orang Tahun 2023

Bisakah Deposito Merugikan Uang?

Yap, hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah deposito menguntungkan? Banyak orang yang menganggap deposito sebagai investasi yang aman dan bebas risiko. Namun, benarkah deposito tidak bisa rugi? Meski deposito dianggap sebagai investasi yang aman, namun risiko kehilangan uang tetap ada. Berikut ini adalah beberapa skenario yang menyebabkan kerugian deposit.

1. Terjadi inflasi

Salah satu risiko utama dalam deposito adalah risiko inflasi. Inflasi merupakan fenomena dimana harga barang dan jasa terus meningkat dari waktu ke waktu. Jika suku bunga deposito ditetapkan maka nilai uang yang disimpan dalam deposito akan menurun seiring dengan meningkatnya inflasi.

2. Terjadinya Gagal Bayar Bank

Risiko lainnya adalah risiko gagal bayar bank. Meskipun simpanan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), namun jika suatu bank bangkrut, LPS hanya akan mengganti dana nasabah sampai batas tertentu. Jumlah ini mungkin tidak cukup untuk menggantikan seluruh dana nasabah.

3. Dikenakan Penalti

Selain itu, jika nasabah memilih menarik simpanannya sebelum jangka waktu yang ditentukan, maka akan dikenakan denda atau biaya administrasi yang dapat menurunkan nilai investasi.

Namun risiko kehilangan uang di deposito masih lebih kecil dibandingkan investasi lain seperti saham atau reksa dana.

3 Jenis Deposito

Deposit merupakan sebuah kata yang familiar bagi sebagian besar orang. Namun masih banyak yang belum memahami jenis-jenis deposito yang tersedia. Berikut ini adalah jenis-jenis deposito

perlu anda ketahui agar anda dapat memilih yang sesuai dengan kebutuhan anda.

1. Deposito berjangka

Pertama, ada deposito berjangka. Jenis deposito ini adalah yang paling sering digunakan. Deposito berjangka adalah simpanan untuk jangka waktu tertentu sesuai perjanjian, mulai dari 1, 2, 3, 5, 12, 18 atau 24 bulan. Dengan demikian, penarikan yang dilakukan nasabah hanya dapat dilakukan pada waktu-waktu tertentu saja.

Deposito berjangka dapat diterbitkan atas nama perorangan atau lembaga. Bank akan membayar bunga tabungan simpanan nasabah, dengan tingkat bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa.

2. Sertifikat deposito

Sertifikat deposito tidak mengacu pada nama orang atau lembaga tertentu, karena sertifikat tersebut dapat dialihkan atau diperdagangkan kepada pihak lain. Penyimpanan dana yang dilakukan nasabah diberikan pilihan jangka waktu 3, 6, atau 12 bulan disertai dengan sertifikat. Pencairan bunga yang dilakukan di muka dapat dilakukan setiap bulan atau pada setiap tanggal jatuh tempo.

3. Setoran saat panggilan

Deposito jenis ini merupakan simpanan yang berjangka waktu relatif pendek dengan jangka waktu minimal satu minggu atau maksimal satu bulan. Biasanya simpanan jenis on call diterbitkan dalam jumlah yang cukup besar. Pencairan bunga dapat dilakukan pada saat pencairan simpanan dengan ketentuan nasabah telah memberitahukan terlebih dahulu bahwa tabungannya akan ditarik atau dicairkan.

5 Perbedaan Tabungan dan Deposito

Tabungan dan deposito adalah dua produk keuangan yang paling umum ditawarkan oleh bank. Kedua produk ini memang memiliki perbedaan, padahal tujuan utamanya sama yaitu mengumpulkan uang. Berikut 5 perbedaan tabungan dan deposito yang penting untuk diketahui:

1. Menyimpan Tujuan

Tabungan dan deposito memiliki tujuan yang berbeda. Tabungan biasanya digunakan untuk menyimpan uang yang akan digunakan dalam waktu dekat, misalnya untuk pengeluaran bulanan atau liburan keluarga. Sedangkan deposito biasanya digunakan untuk menyimpan uang dalam jangka waktu yang lebih lama, misalnya untuk Anda menyiapkan dana pensiun atau investasi jangka panjang.

2. fleksibilitas

Salah satu perbedaan terbesar antara tabungan dan deposito adalah fleksibilitasnya. Uang yang disimpan di tabungan dapat ditarik kapan saja tanpa harus menunggu jatuh tempo. Sedangkan uang yang disimpan di deposito baru bisa ditarik setelah jatuh tempo. Hal ini membuat tabungan lebih fleksibel dan cocok untuk kebutuhan sehari-hari, sedangkan deposito lebih cocok untuk investasi jangka panjang.

3. Suku bunga

Salah satu alasan masyarakat memilih deposito adalah karena suku bunganya lebih tinggi dibandingkan tabungan. Suku bunga deposito biasanya lebih tinggi karena uang disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama. Namun perlu diingat bahwa suku bunga deposito dapat berubah sesuai kebijakan bank. Sedangkan suku bunga tabungan biasanya lebih rendah, namun lebih stabil.

4. Jumlah minimal

Jumlah minimum yang harus disimpan di tabungan biasanya lebih rendah dibandingkan di deposito. Untuk membuka rekening tabungan biasanya Anda hanya perlu menabung beberapa ratus ribu rupiah saja. Namun untuk membuka deposit biasanya harus menyiapkan minimal puluhan hingga ratusan juta rupiah. Hal ini membuat deposito lebih cocok bagi investor yang memiliki dana lebih besar.

5. Mempertaruhkan

Tabungan dan deposito sama-sama merupakan produk keuangan yang aman, namun deposito memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan tabungan. Risiko dalam menabung berkaitan dengan fluktuasi suku bunga dan inflasi yang dapat mempengaruhi nilai uang yang ditabung. Sementara itu, risiko simpanan relatif lebih rendah karena suku bunga lebih tinggi dan uang disimpan dalam jangka waktu lebih lama.

Mulailah merencanakan keuangan Anda dengan lebih strategis!

Apa yang harus Anda lakukan ketika bisnis Anda membutuhkan modal untuk berkembang, tetapi dana Anda tidak cukup? Tanpa modal tambahan, bisnis Anda mungkin mandek. Kita semua tahu bahwa bank tidak selalu memberikan pinjaman dengan mudah, terutama kepada bisnis baru atau yang sedang berkembang.

Tapi jangan khawatir! Danamas adalah solusi berbagai kebutuhan pinjaman usaha Anda. Dengan izin OJK dan didukung oleh properti, Pinjaman Danamas Usaha merupakan pinjaman online terpercaya yang dapat memberikan modal usaha yang Anda butuhkan. Prosesnya mudah, aman, dan limit yang bisa Anda dapatkan mulai dari Rp50 juta hingga Rp2 miliar dengan bunga rendah. Jangan sampai bisnis Anda terhenti karena kekurangan modal. Dapatkan solusinya sekarang dengan Pinjaman Danamas Bisnis!

www.lancar.id

Category: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *