ASPI Ingin Spa di Indonesia Berbobot dan Bersertifikasi

ASPI Ingin Spa di Indonesia Berbobot dan Bersertifikasi

Salah satu organisasi nasional di bidang spa, Asosiasi Spa Indonesia (ASPI) telah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ASPI VIII di Swiss Bell Hotel, Kalibata, Jakarta, Jumat (3/8/2018). Tujuannya, selain untuk menyamakan visi dan misi organisasi. Dengan program kerja Dewan Pimpinan Pusat (DPP), juga untuk meningkatkan solidaritas dan kesatuan anggotanya.

Rakernas dihadiri oleh Pejabat Kementrian Pariwisata sekaligus membuka kegiatan tersebut yaitu Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata, Bpk. Dadang Rizky Ratman SH, MPA. Selain itu juga dihadiri oleh Sekretaris Deputi Pengembangan SDM dan Kelembagaan, Ibu Dra. Riwud Mujurahayu MPd dan Pendiri ASPI yaitu Dr. BRA. Mooryati Soedibyo.

Ketua Umum ASPI, Erwina Soewarma mengatakan bahwa pihaknya menginginkan spa yang ada di Indonesia benar-benar spa yang berbobot dan dinaungi oleh departemen pariwisata dan kesehatan. Spa juga merupakan satu destination tourism untuk Indonesia.

Saat ini sudah ada sekitar 600 industri spa yang telah terdata di ASPI dengan 15 ribu terapis dan profesional yang sudah disertifikasi sejak tahun 2009 sampai tahun 2018. Itu artinya perkembangan bisnis spa di Indonesia sudah mulai mengalami perkembangan yang cukup bagus.

Dalam ASPI sendiri, ada peraturan yang harus diikuti oleh setiap orang yang ingin mendirikan usaha spa di Indonesia seperti bangunannya, tenaga kerjanya dan aturan-aturan lainnya. Untuk mendirikan usaha spa mereka harus mendaftar di ASPI dulu, harus menjadi anggota ASPI dulu, harus ada ijin usaha, tenaga-tenaganya juga harus didaftarkan.

Source bisniswaralaba.id
Comments
Loading...