Bisnis Gaya Hidup Dan Pendidikan Berpotensi Besar

Bisnis Gaya Hidup Dan Pendidikan Berpotensi Besar

Potensi bisnis kuliner memang sangat besar. Sebagai salah satu kebutuhan pokok, setiap orang membutuhkan makanan untuk mendukung segala kegiatannya. Tak heran, sektor bisnis kuliner selalu menjadi lirikan pertama para pengusaha.

Tak terkecuali, mereka yang menjalangkan bisnis kemitraan. pengumenduduki peringkat pertama, sektor lifestyle dan pendidikan mengekor dibelakang. Sejak tiga tahun lalu kedua sektor ini kian bergairah. Namun begitu, bisnis lifestyle dan pendidikan juga tak kalah populer.

Sejak tiga tahun ini, kedua sektor itu kian bergairah. Kondisi ini ditandai dengan makin menjamurnya gerai barbershop, laundry, dan tempat kursus bakat minat. Bahkan, para pemainnya sudah menyebar hingga ke kota-kota kecil di daerah.

Konsultan Usaha Djoko Kurniawan menilai tumbuhnya kedua sektor usaha ini dipengaruhi oleh meningkatnya pendapatan per kapita masyarakat Indonesia. Alhasil, gengsi mereka ikut naik. Karakter pasar yang makin menyukai hal-hal yang berbau instan dan praktis.

Konsumen pun lebih banyak memanfaatkan jasa orang lain untuk pekerjaan rumahnya. Seperti, mencuci pakaian di laundry karena dianggap lebih praktis dengan harga jasa yang terjangkau. Maka tidak heran, usaha laundry tetap bertahan dan makin menjamur.

Lastiko Nugrahadi, Area Manager Kliknklin mengatakan, potensi usaha laundry tetap tumbuh sampai kapan pun. Alasannya, permintaan pengguna cuci pakaian terus meningkat seiring tumbuhnya jumlah masyarakat dan populernya hunian vertikal.

Untuk sektor pendidikan lebih didominasi lembaga pengembangan minat bakat untuk anak. Hal ini didorong oleh kesadaran orang tua untuk mengembangkan minat dan bakat anak diluar pendidikan formal di sekolah. Oscar Sumarli, pemilik Ohayo Lukis pun memprediksi bisnis pengembangan minat dan bakat akan terus bergairah di waktu-waktu mendatang. Sebab, orang tua sudah mengetahui pentingnya pengembangan minat dan bakat untuk anaknya.

Edukasi pasar masih wajib dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar. Caranya, dapat melalui media sosial dan juga workshop dari sekolah-sekolah. Sekarang, Ohayo sudah tersebar di 20 kota yang ada di Indonesia. Masyarakat daerah pun juga sudah mulai sadar akan pentingnya pengembangan minat anak. Efeknya, bisnis pendidikan diluar mata pelajaran terus dibanjiri pasar.

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ http://peluangusaha.kontan.co.id/news/usaha-kuliner-gaya-hidup-dan-pendidikan-paling-diincar-pemodal?page=3
Comments
Loading...