Bisnis Waralaba, Menopang Ekonomi Bangsa

Bisnis Waralaba, Menopang Ekonomi Bangsa

Sebagian besar dari kita mungkin banyak yang berminat membuka usaha namun belum cukup percaya diri untuk memulai brand atau merk baru. Namun jangan risau, mencoba bisnis waralaba bisa menjadi salah satu alternatifnya, karena kita atau calon pengusaha tak perlu repot-repot memulai bisnis dari nol.

Dengan bisnis waralaba, kita tidak perlu lagi merancang ide, penamaan atau manajemen usaha. Karena itu semua sudah terbangun oleh induk perusahaan. Tentu ini akan semakin memudahkan calon pengusaha yang hanya tinggal mengikuti pola yang sudah dibangun dan mengimplementasikannya pada lokasi yang berbeda-beda. Terlebih jika perusahaannya sudah memiliki reputasi yang unggul dan dipercaya masyarakat, pemasaran pun akan semakin terbantu.

Mungkin ini juga yang menjadi alasan bisnis waralaba berkembang sangat pesat di seluruh dunia. Kini ada sekitar 2 juta waralaba di seluruh dunia yang sudah tercatat. Dengan total pekerja hingga 19 juta orang, dan berkontribusi sebesar 2.79% terhadap PDB di setiap negara.

Di Indonesia sendiri, sebanyak 655 brand waralaba sudah terdaftar di Kementerian Perdagangan dengan total nilai produksi barang dan jasa sekitar 17,2 miliar dolar. Dari data tersebut kita bisa menyepakati bahwa bisnis waralaba bisa menjadi cara menekan angka pengangguran yang masih tinggi.

Menurut data Badan Pusat Statistik, sebesar 6,87 juta orang penduduk Indonesia masih mencari pekerjaan (pengangguran). Perkembangan bisnis waralaba yang pesat dari dalam maupun luar negeri bisa menjadi  kesempatan yang tepat untuk menyerap banyak tenaga kerja.

Bersama Asosiasi Frenchise Indonesia atau AFI, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia resmi membuka pameran peluang waralaba yang disebut Info Franchise dan Business Concept (IFBC) 2018. IFBC 2018 merupakan rangkaian pameran yang dilaksanakan oleh AFI. Guna menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi pengusaha. Dengan memilih ragam referensi peluang bisnis (franchise, peluang usaha, distributor, keagenan atau kemitraan) melalui sarana pameran.

Source https://www.kompasiana.com/ https://www.kompasiana.com/dinerian/5bfd1744677ffb07b51c0bc4/bisnis-waralaba-menopang-ekonomi-bangsa
Comments
Loading...