Dapoer Roti Bakar Lebarkan Bisnis Ke Wilayah Grogol dan Cibubur

Dapoer Roti Bakar Lebarkan Bisnis Ke Wilayah Grogol dan Cibubur

Dapoer Roti Bakar kembali melenggangkan pemanggang roti bersama kedai operasionalnya di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Kali ini daerah Grogol tepatnya di seberang kampus Trisakti arah ke Harmoni, dan daerah Cibubur di jalan Alternatif Transyogi dekat perumahan Kota Wisata, menjadi tempat berlabuhnya gerai terbaru bisnis food & beverage ini.

Pada Agustus 2015 silam, Dapoer Roti Bakar juga baru meresmikan gerainya di wilayah Pondok Gede, Lubang Buaya Jakarta Timur. Dengan prospek pasar yang masih cukup menjanjikan di wilayah Jakarta serta meningkatnya jumlah permintaan masyarakat terutama dari kalangan pecinta wisata kuliner.

Bisnis yang memulai kiprahnya pada 2011 ini berani untuk berekspansi ke celah target market yang masih potensial. Dapoer Roti Bakar cabang Cibubur dan Grogol ini praktis menjadi gerai ke-5 dan ke-6, serta menggenapkan jumlah mitra mereka menjadi total empat mitra.

Mitra terbaru bisnis kedai café ini berasal dari bilangan Depok, Jawa Barat. Namun usai penjajakan dan survei lokasi dipilihlah jalan Transyogi arah Cikeas sebagai tempat beroperasi kedai Dapoer Roti Bakar milik mitra tersebut.

Untuk cabang Grogol, sebetulnya adalah pindahan dari gerai milik pusat yang beroperasi di Mall Kuningan City. Namun menurut Dheny Dhelanto, jika bisnis yang diusungnya lebih cocok berada di kedai pinggir jalan karena sejak awal konsepnya memang bergaya street café.

Dapoer Roti Bakar lebih cocok di pinggir jalan atau berkonsep street café. Hal ini yang membuat kami tidak memperpanjang sewa tempat di Kuningan City dan mencari tempat baru. Tempat di Grogol, sudah dua bulan beroperasi omzetnya bisa mencapai hampir tiga kali lipat dari cabang Kuningan.

Untuk beroperasi di dalam pusat perbelanjaan sendiri, menurut Dheny kerap mengalami kendala dalam hal pengembangan menu baru, karena bila ada penambahan bahan baku perlu ada apporval dari pihak manajemen Mall. Bila beroperasi di Ruko atau kedai pinggir jalan yang bisa bebas berinovasi dan melakukan pengembangan menu sesuai dengan selera pelanggan.

Di sini (cabang Grogol) bisa ramai karena pertama kami terapkan konsep street café yang beroperasi 24 jam. Kedua juga buka konsep open kitchen. Artinya dapur dan panggangan roti ada diluar sehingga dari pinggir jalan orang lalu lalang juga sudah tercium aromanya. Kemudian Dapoer Roti Bakar juga perhatikan display gerai dan main dari sisi lighting, agar orang melihat tampilannya eye catching.

Dheny mengklaim gerai baru Dapoer Roti Bakar tersebut bisa mengantongi omzet sekitar satu juta sampai dua juta lebih setiap harinya. Lokasi strategis yaitu berdekatan dengan dua kampus ternama dan juga strategi beroperasi 24 jam penuh.

Dapoer Roti Bakar juga aktif promosi lewat sosial media seperti Instagram dan Facebook, karena sekarang eranya digital komunikasi. Sambutannya sangat positif terutama dari kalangan anak muda yang animonya sangat bagus sekali.

Source bisniswaralaba.id
Comments
Loading...