Dua Waralaba Ini Paling Diminati di Pameran Franchise

Dua Waralaba Ini Paling Diminati di Pameran Franchise

Ratusan pengunjung memadati Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta Selatan dalam acara Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2018 yang digelar sejak 9 hingga 11 Maret 2018. Tampak dua booth yang dikerubuti para pengunjung, yaitu Indomaret serta Warunk Upnormal.

Pengunjung berbondong-bondong mengantri di booth Indomaret untuk mencari info lebih lanjut seputar kesempatan berbisnis waralaba dengan jaringan retail tersebut. Salah satunya adalah Fahmi, 48 tahun. Dia dan istrinya merupakan satu dari sekian banyak pengunjung yang tertarik menjadi mitra waralaba Indomaret. Menurut Fahmi, Indomaret memiliki prospek keuntungan yang cukup tinggi dengan resiko kecil.

Pengunjung booth Indomaret lainnya juga menganggap usaha retail cukup menjanjikan. Toko retail seperti Indomaret dan Alfamart kan sudah pasti dikunjungi pembeli karena pasarnya luas. Bisnis waralaba Indomaret cukup diminati masyarakat. Hingga kini Indomaret telah memiliki 14.033 gerai toko dengan 32 persen di antaranya milik terwaralaba.

Calon mitra dapat memilih dua skema, yakni membuka gerai baru dan ambil alih (take over). Modal skema gerai baru dipatok seharga Rp 394 juta di luar lokasi. Sementara, dana investasi skema take over senilai Rp 600 jutaan.

Pihak Indomaret menetapkan biaya royalti 0% untuk omzet per bulan di bawah Rp 175 juta, kemudian 2 persen untuk omzet antara Rp 175-200 juta, 3 persen untuk omzet Rp 200-225 juta, dan 4 persen untuk omzet lebih dari Rp 225 juta. Jadi gratis Royalti Fee hingga penjualan Rp 175 juta.

Bisnis kuliner dan kopi oleh Warunk Upnormal juga sukses menarik banyak pengunjung dalam pameran IFBC 2018. Merek yang dibawahi oleh CRP Group ini tengah menjamur termasuk di kawasan Jakarta. Salah satu pengunjung booth Warunk Upnormal, Suseno, tertarik dengan usaha kuliner yang menawarkan variasi mi instan dan kopi. Pasar Warunk Upnormal cukup besar karena produk yang dijual tengah digandrungi oleh masyarakat, khususnya anak muda.

Prospek bisnis Warunk Upnormal cukup menjanjikan. Sebab, restoran yang menyasar anak muda tersebut kerap menjadi tempat bergaulnya anak muda. Dengan dana investasi Rp 2,5 – 5 miliar, mitra waralaba Warunk Upnormal dapat balik modal dalam dua hingga tiga tahun. Rata-rata, kata Vini, omzet Warunk Upnormal mencapai Rp 16 juta per hari.

Pameran waralaba IFBC 2018 digelar di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta Selatan selama tiga hari, mulai 9 – 11 Maret 2018 mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Acara yanh diselenggafakan oleh Neo Organizer bersama majalah Franchise Indonesia dan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) ini diikuti oleh 98 perusahaan dengan total 392 produk.

Ragam usaha yang dihadirkan antara lain adalah usaha retail, kuliner, automotif, agrobisnis, perawatan diti, dan pendidikan. Produk usaha retail di antaranya adalah Indomaret, Lotte Grosir, Socamart, dan Golden Telor. Sementara, ragam usaha kuliner menghadirkan Warunk Upnormal, Kebab Baba Rafi, California Fried Chicken (CFC) dan sebagainya.

Source https://bisnis.tempo.co/ https://bisnis.tempo.co/read/1068543/dua-waralaba-ini-paling-diminati-di-pameran-franchise
Comments
Loading...