Ekspansi Pasar Waralaba Toko Emas Hartadinata Abadi

Ekspansi Pasar Waralaba Toko Emas Hartadinata Abadi

PT Hartadinata Abadi Tbk merupakan perusahaan produsen perhiasan emas yang berbasis di Bandung, Jawa Barat. Perusahaan yang baru tahun 2017 lalu mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia. Berani menawarkan sistem waralaba toko emasnya dengan brand ACC kepada publik yang ingin berinvestasi di bisnis ritel perhiasan emas.

Perusahaan berkode bursa HRTA ini berani menawarkan sistem waralaba pada publik. Karena perseroan berani menjamin keberlangsungan pasokan perhiasan yang akan diperoleh investor. Pasalnya HRTA memiliki empat fasilitas produksi perhiasan yang diperkuat oleh para desainer perhiasan yang cukup mumpuni.

Saat ini telah menjalin hubungan dengan 600 toko perhiasan emas di seluruh Indonesia. Hingga Mei tahun ini, perusahaan tercatat akan memiliki 26 toko dengan brand ACC,  yang empat toko di antaranya merupakan  toko milik franchisee,  serta 7 toko dengan brand Claudia Perfect Jewelry, dan sebuah outlet Celine Jewelry.

Untuk meningkatkan kinerjanya, perusahaan di tahun ini akan melakukan ekspansi dengan membuka 100 toko dengan brand ACC hingga akhir 2018, dan 100 toko baru lainnya di tahun 2019. Nantinya, 60% di antara toko-toko yang akan dibuka tersebut. Merupakan toko milik perusahaan, dan sisanya 40% akan merupakan toko para franchisee yang menjadi mitra PT Hartadinata Abadi Tbk.

Dengan perkiraan investasi untuk pembukaan tiap toko yang sebesar Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar, plus menyiapkan pasokan produk perhiasan untuk tiap toko, maka perusahaan diproyeksikan akan membutuhkan belanja modal sebesar Rp300 miliar untuk tahun ini.

Untuk itu perusahaan pun menyiapkan corporation plan berupa penerbitan surat utang ataupun medium term notes. Pada tahun 2017 lalu HRTA berhasil mencatatkan kenaikan laba sebelum pajak sebesar 15,64% menjadi sebesar Rp 147 miliar. Sementara laba bersih tercatat sebesar Rp112 miliar.

Total pendapatan tahun 2017 lalu tumbuh 13% menjadi Rp 2,482 triliun dibanding periode tahun sebelumnya. Di tahun ini, perseroan pun mentargetkan bisa mencetak kenaikan penjualan sebesar 13% hingga 15%, dengan peningkatan laba  sebesar 9%.

Perseroan berharap  menjelang Idul Fitri tahun ini, penjualan di periode menjelang lebaran bisa melonjak tiga kali lipat seperti tahun-tahun sebelumnya. Mengomentari kondisi depresiasi rupiah terhadap dolar AS akibat kebijakan ekonomi pemerintah Amerika Serikat. Menurut Sandra situasi ini berpengaruh pada harga emas yang bergerak naik.

Jadi, secara pencatatan akunting pendapatan Hartadinata mengalami kenaikan karena harga emas yang terus naik. Perseroan saat ini memiliki pabrik perhiasan emas dengan kapasitas 2.500 kg, dan utilisasi saat ini tercatat baru sebesar 16%.

Sandra optimistis seiring dengan pertumbuhan jumlah toko, utilisasi akan ikut meningkat  karena pabrik akan memasok perhiasan untuk toko-toko milik perseroan. Sementara terkait  market share produksi, HRTA disebutkan Sandra  menguasai  12%-15% pangsa pasar, menyusul upaya ekspansi perseroan pasca IPO.

Di tahun ini, perseroan juga akan ikut berpartisipasi  dalam ajang gelaran Jewellery Fair 2018 yang digelar di bulan lalu. Di gelaran ini perseroan  menampilkan sejumlah produk terbaru unggulan yang dicetak secara terbatas,  dengan tema “Dari Hartadinata Untuk Indonesia”.

Hartadinata dalam pameran tersebut kesempatan ini menampilkan rangkaian produk unggulannya  yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya Indonesia. Koleksi perhiasan bertema Dari Hartadinata untuk Indonesia ini terinspirasi dari binatang komodo, burung cendrawasih, loreng harimau, hutan tropis, motif batik parang, motif batik mega mendung, motif batik kawung, rumah adat Minangkabau, dan ukiran Jepara.

Perseroan melihat alam dan budaya Indonesia sangat kaya, kekayaan inilah yang menjadi inspirasi perusahaan dalam meluncurkan tema Dari Hartadinata untuk Indonesia. Baru-baru  ini HRTA juga  meluncurkan jaringan distribusi terbaru melalui e-commerce yang dapat diakses melalui www.hrta.store.

Source http://www.industry.co.id/ http://www.industry.co.id/read/36540/ekspansi-waralaba-toko-emas-ala-hartadinata-abadi
Comments
Loading...