Exelso Ikuti Tren Bisnis Perusahaan Waralaba

Exelso Ikuti Tren Bisnis Perusahaan Waralaba

PT Exelso Multi Rasa, yang dikenal lewat bisnis Cafe Exelso-nya, kini mengembangkan pasarnya sebagai perusahaan waralaba atau franchise. Diperkirakan pada akhir tahun 2007 tawaran berbisnis dengan pola waralaba itu bisa direalisir.

Hal itu dikemukakannya saat mengunjungi pameran kopi internasional di Tokyo yang diikuti 81 perusahaan yang terkait dengan industri kopi dunia. Berbagai produsen kopi, perusahaan pembuat mesin kopi, asosiasi kopi dan juga perusahaan-perusahaan internasional pembuat kopi siap konsumsi.

Dengan menawarkan konsep waralaba, ujarnya, diharapkan penetrasi Exelco di tanah air bisa semakin kuat, sejalan dengan targetnya untuk membuat perusahaan yang bermarkas di Surabaya itu menjadi go international.

Namun ia belum bisa menjelaskan langkah-langkah persiapan yang akan dilakukan, termasuk daerah mana yang akan diberi prioritas lebih dulu, Surabaya atau diJakarta. Ketika ditanya bahwa kebijakan bisnis itu bisa dianggap menyaingi Starbuck Coffee. Pranoto dengan diplomatis mengatakan biarlah waktu yang membuktikannya.

Indonesia saat ini merupakan surga bagi bisnis waralaba, tidak hanya waralaba lokal, tetapi juga mendapat serbuan waralaba internasional sejak 1979 dengan masuknya KFC. Lebih jauh ia pun menerangkan bahwa bisnis perusahaannya merencanakan untuk merambah ke Malaysia, Brunei Darussalam dan juga negara-negara Timur Tengah.

Sama seperti produk kapal api lainnya yang telah lebih dulu dikenal di negara-negara tersebut. Saat ini anak perusahaan Grup Kapal Api itu, telah memiliki gerai kopi di hampir seluruh kota di Indonesia. Exelso bahkan hadir di luar negeri, seperti di Beijing, China (1998), Taiwan (2000). Di negara tersebut terdapat masing-masing dua gerai Exelso. Kemudian satu di Shanghai.

Grup Kapal Api merebut 65% pasar kopi nasional. Dari perusahaan yang berdiri sejak 1927 inilah lahir produk-produk kopi laris. Seperti Kopi ABC, Kopi Ya (untuk rakyat bawah), Santos, Exelso (katagori roasted coffee) dan kopi instan Good Day. Perusahan yang belum mau go public itu dipegang oleh Soedomo Mergonto, putera kedua dari pendiri Kapal Api Go Soe Loet, pria asal Fujian, China, yang merantau ke Surabaya sejak awal abad 20.

Source https://www.merdeka.com/ https://www.merdeka.com/uang/exelso-ikuti-tren-bisnis-perusahaan-waralaba-zdf0vle.html
Comments
Loading...