Franchise Black Jack

Franchise Black Jack

Persaingan usaha di bisnis kuliner makin sesak. Itu sebabnya, inovasi produk serta gerai yang mengikuti tren terkini menjadi penting untuk menarik perhatian konsumen. Ini yang dijalankan oleh Azzam Rusdianto. Pengusaha kuliner asal Tangerang Selatan ini mengusung konsep varian menu makanan berwarna serba hitam, seperti burger hitam, mi hitam, hotdog hitam, dan burrito hitam.

Selain itu, Azzam juga mengemas usahanya lewat konsep food truck yang tren sejak beberapa tahun silam lewat bendera usaha Black Jack. Usaha ini sudah berdiri sejak awak 2014 silam. Azzam menawarkan kemitraan usaha sejak akhir 2014. Saat ini sudah ada enam gerai Black Jack yang beroperasi, tiga di antaranya milik pusat dan sisanya milik mitra yang tersebar di Yogyakarta, Bali, dan Pontianak.

Azzam bilang, sejatinya konsep gerai cukup fleksibel. Mitra bisa juga membuka konsep kafe atau kedai di ruko. Jika mitra sudah memiliki tempat usaha sendiri seperti ruko, sistem kerjasamanya profit sharing. Mitra hanya membayar joint fee senilai Rp 40 juta, pengelolaan bisnis akan dilakukan pusat. Tiap bulan mitra akan mendapat bagi hasil 15% dari omzet.

Sementara untuk konsep food truck, ada dua paket yang ditawarkan yakni senilai Rp 175 juta dan Rp 400 juta. Fasilitas yang didapat mitra meliputi peralatan masak lengkap, pelatihan dan karyawan, serta bahan baku awal.

Untuk paket Rp 175 juta juga akan mendapatkan mini box truck untuk tempat berjualan. Sementara paket Rp 400 juta akan mendapat food truck yang lebih besar serta pasokan bahan baku awal yang lebih banyak. Pusat tidak mengutip biaya royalti, namun mitra harus membeli bahan baku awal setiap bulan. Ada 15 menu makanan berkonsep black cuisine and healthy food yang ditawarkan. Harga jual menu berkisar Rp 25.000 hingga Rp 45.000 per porsi.

Rudi menargetkan, minimal 60 porsi terjual dalam sehari. Dari situ, target omzet yang bisa diraih sekitar Rp 45 juta hingga Rp 80 juta per bulan. Setelah dikurangi biaya bahan baku, gaji karyawan dan biaya operasional lainnya, laba bersih sekitar 30%−40% dari omzet sebulan. Target balik modal 1 tahun hingga 1,5 tahun. Rudi mengaku selama ini cukup kesulitan untuk mendapatkan ruang berjualan di Jakarta. Maka dari itu, ia biasa berjualan di depan ruko atau mengikuti berbagai event.

Khoerussalim Ikhsan, pengamat waralaba dari Enterpreneur College, berpendapat, kemitraan berbentuk food truk memiliki keunggulan bisa mudah berpindah tempat berjualan. Namun, ini membuat pasarnya jadi tidak stabil sehingga sulit menciptakan loyalitas konsumen.

Kendala tersebut bisa disiasati dengan fasilitas pesan antar agar bisa merambah konsumen lebih luas. Untuk bisnis jangka panjang, calon mitra harus cermat menghitung biaya operasional serta potensi bisnis sebelum memutuskan bergabung.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

Black Jack
Griya Taman Dhika Cinere D2-19, Lereng Indah, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
HP: 0817276878

Source Franchise Black Jack Black Jack
Comments
Loading...