Franchise Chicken In Red

Franchise Chicken In Red

Sebagai franchisor Chicken In Red berusaha membuat konsep dan. SOP yang mudah dimengerti dan dijalankan. Franchisee tidak mengontrol setiap saat, usahanya tetap bisa berjalan. Karenanya outlet-outlet Chicken In Red tidak mem­butuhkan tenaga chef professional, karena bahan baku sudah disuplai dari pusat, tinggal melatih karyawan mengolah untuk penyajiannya.

Chicken In Red menyasar segmen menengah, anak-­anak, kaum muda, dan anak sekolah, harga makanan di Chicken In Red dipatok cukup ramah di kantong. Harga makanan berkisar antara Rp 7.000 hingga Rp 20.000. Tak hanya itu, varian menu yang ditawarkan mencapai 30an item.Menu akan terus berkembang dari waktu ke waktu. Chicken In Red terus melakukan inovasi menu yang unik namun pas di lidah.

Soal inovasi menu rasanya tidak berlebihan. Pasalnya Soewondo sudah cukup malang melintang di bisnis kuliner. Bukan hanya jualan steak ayam, namun ia juga memiliki usaha bakery dan pastry. Ia bahkan terampil soal art decoration untuk kue dan coklat. Menu-menu Chicken In Red pun mayoritas lahir dari keterampilan tangannya.

Pemilihan kata red pun sebenamya upaya Soewondo untuk menggelitik rasa penasaran konsumen. Red dipilih untuk menggambarkan citarasa ayam olahan Chicken In Red yang pedas. Menu olahan ayam Chicken In Red anti bumbu penyedap.

Panganan ayam jelas bukan hal baru lagi. Olahan ayam apapun bisa didapat, berbagai merek bisnis dari skala kecil sampai intemasional pun gencar meng­garap segmen kuliner olahan ayam. Namun Chicken In Red mengaku optimis dan belum mendapat pesaing berarti. Menu yang ditawarkan berbeda, jadi Chicken In Red rasa pesaing yang mirip belum ada. Walau begitu, inovasi menu tetap terus dilaku­kan demi menghindari kebosanan konsumen.

Kendati menu ayam goreng sudah hal lazim namun tingkat permintaan Chicken In Red tidak kunjung berkurang. Seperti yang terjadi di outlet Chicken In Red di salah satu mall di Semarang. Waktu awal beroperasi ornset dari pe­ngunjung yang makan ditempat mencapai Rp5 juta. Namun seka­rang turun menjadi hanya Rp2 juta. Penyebabnya bukan karena kualitas Chicken In Red yang turun, tapi lebih karena jum­lah pengunjung di mal tersebut berkurang seiring dengan mun­culnya mal-mal baru.

Jumlah omzet dine in berkurang, tapi jumlah pesanan untuk pesta dan delivery order malah me­ningkat tajam. Untuk delivery order sehari bisa Rp 1,5- Rp 2 juta. sementara pesanan untuk pesta misalnya sekali pesan jumlah­nya ribuan porsi. Potensi pasar masih be­sar. Selain tentunya pemilihan lokasi yang tepat ikut menentu­kan keberhasilan usaha.

Info Lengkap Hubungi

Alamat : Jembatan Matahari Ciputra Blok J No.20-22 Simpang Lima – Semarang
Telepon : 024-70218111

Source Franchise Chicken In Red Chicken In Red
Comments
Loading...