Franchise Deft Barber Truck

Franchise Deft Barber Truck

Memangkas rambut, memoles janggut atau kumis hingga massage pun sudah jadi kebutuhan bagi pria. Itulah yang mendorong bisnis barbershop kian menjamur. Salah satu pelaku usaha yang menangkap peluang ini ialah Raden Riki di Bogor yang mendirikan Deft Barber Truck sejak awal Januari 2016. Melihat kemajuan bisnisnya, Riki memberanikan diri menawarkan kemitraan pada Maret lalu.

Bila ingin menjalin kerjasama, mitra cukup menyiapkan modal awal sekitar Rp 50 juta sampai dengan Rp 120 juta. Perbedaan investasi hanya pada bentuk gerai. Riki bilang, pada investasi senilai Rp 120 juta itu, mitra akan mendapat gerai dengan bentuk kontainer seperti yang ada di pusat. Nilai investasi tersebut belum termasuk biaya sewa tempat. Mitra yang bekerjasama akan mendapat dua bangku, clipper, gunting, handuk, kaca, meja, frame foto dekorasi, dekorasi interior, pajangan, sound system, AC, kursi potong, kursi keramas, dua orang barberman, kasir dan pelatihan.

Kerjasama kemitraan berlangsung tiga tahun. Kemitraan ini menganut konsep bagi hasil dari omzet. Besarnya, 90% untuk mitra, pusat 10% sebagai management fee. Setelah tiga tahun, kemitraan akan menjadi milik mitra selamanya. Namun mitra juga sejak awal bisa terlepas dari pusat tanpa harus membagar management fee setiap bulan, dengan membayar Rp 10 juta di awal. Agar mencapai target mitra harus layani 30 pelanggan tiap hari.

Harus ada layanan lain

Selain potong rambut, Deft Barber Truck melayani keramas, styling pomade, pijat, cat rambut hitam dan warna, shaving, hair tatto, highlight dan bleaching. Ongkos jasanya mulai Rp 25.000-Rp 50.000. Selain itu, gerai juga menjual Deft Pomade, hair tonic dan sisir saku.

Berdasarkan perhitungan Riki, mitra ditargetkan untuk meraup omzet minimal Rp 10 juta sampai Rp 90 juta per bulan. Setelah dikurangi biaya pembelian perlengkapan, sewa tempat, gaji pegawai, dan biaya operasional serta royalti mitra akan mendapat laba bersih sekitar Rp 5 juta hingga Rp 15 juta per bulan. Balik modalnya sekitar 1 tahun.Tahun ini, Riki berharap bisa menggandeng tiga mitra baru Deft Barber Truck.

Kendati kebutuhan memelihara rambut menjadi prioritas kaum adam saat ini, menurut Erwin Halim Pengamat Waralana dari Proverb Consulting,  target 30 konsumen setiap hari akan sulit tercapai. Begitu pun terkait balik modal dalam waktu satu tahun, Erwin kurang yakin mitra Deft Barber Truck dapat mengembalikan modalnya dalam rentang satu tahun.

Erwin menyatakan bahwa kendala yang akan dihadapi oleh Deft Barber Truck berupa persoalan sumber daya manusia dan pelatihannya. Agar dapat bersaing, dia menyarankan agar kemitraan ini memberikan pelayanan yang berkesan. Pemilik bisa bersaing dengan menawarkan kelebihan yang lainnya. Misalnya, layanan lebih cepat, kebersihan, ruang tunggu yang nyaman, atau menawarkan  kopi.

Contoh Outlet

Info Lengkap Hubungi      

Deft Barber Truck

Jl. Raya Bogor Sukabumi

Cikreteg, Caringin, Bogor

08999839993

Source Franchise Deft Barber Truck Klimis Rambutnya, Tokcer Peluangnya
Comments
Loading...