Franchise D’Grille Burger

Franchise D’Grille Burger

Bisnis burger agaknya masih belum jenuh. Buktinya, pemain bisnis ini masih saja bermunculan. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang berani menawarkan bisnis burger dengan sistem waralaba atau kemitraan. Salah satunya datang dari D’Grille Burger yang berbasis di Bogor, Jawa Barat. D’Grille Burger sudah berdiri sejak tahun 2003 dan sejatinya mulai 2008, D’Grille menawarkan kemitraan.

Saat ini, D’Grille Burger memiliki tiga gerai. Satu milik sendiri dan dua milik mitra yang berlokasi di Manado dan Gorontalo. Ia mengklaim, burger buatannya memiliki keunggulan dari segi rasa. Selain dilumuri bumbu rahasia, burger D’Grille dilengkapi daging berukuran besar. Setiap satu kilogram daging ia buat menjadi 12 burger.

D’Grille juga menyediakan menu lain, seperti steik (steak), sop buntut, mi goreng, dan nasi goreng, dengan harga mulai Rp 9.500-Rp 59.000 per porsi. Selain itu, ada juga 22 jenis minuman yang dibanderol mulai Rp 3.500-Rp 24.000.

Dalam kerja sama kemitraan ini, D’Grille Burger menawarkan paket investasi Rp 154 juta. Paket investasi tersebut mengusung konsep resto. Investasi Rp 154 juta itu sudah termasuk biaya renovasi tempat sebesar 15 juta, serta biaya perlengkapan dan peralatan senilai Rp 57 juta.

Adapun peralatan yang didapat mitra di antaranya meja, kursi, freezer, kulkas, kompor, penggorengan, panci, dan desain merek. Selain itu, ada juga fasilitas internet gratis berupa Wi-Fi. Kantor pusat juga melakukan pendampingan dengan menaruh dua karyawannya di gerai mitra.

Bagi mitra yang berminat, ia mensyaratkan lokasi harus di tempat ramai dengan luas tempat 72 meter persegi. Tempat seluas itu bisa menampung 12 meja. Kunci sukses bisnis ini lokasi, kalau di perumahan cocok di kompleks-kompleks elite.

Selain lokasi, juga perlu diperhatikan kualitas pelayanan, terutama menyangkut kebersihan, waktu penyajian makanan, juga keamanan. Jika semua syarat itu telah dipenuhi, ia menargetkan, omzet mitra dalam sehari mencapai Rp 2,5 juta atau Rp 75 juta per bulan. Adapun laba bersihnya 30% dari omzet. Dengan biaya konsultasi 1% dari omzet bulanan, ia menargetkan, mitra balik modal dalam waktu 7,5 bulan.

Pengamat waralaba dari Ben WarG Consulting, Bije Widjajanto menilai, prospek bisnis burger masih cerah. Namun, persaingan bisnis ini sudah ketat. Makanya, setiap pemain perlu membidik segmen pelanggan dengan jelas.

Selain itu, juga perlu dilihat siapa saja kompetitornya di segmen itu. Bagi calon mitra, ia menyarankan, agar tidak terlalu terpaku pada hitung-hitungan omzet. Mitra fokus mempelajari segmen produk yang ditawarkan, konsep bisnis, rekam jejak pewaralaba, dan komitmennya terhadap mitra.

Contoh Outlet

Info Kemitraan

D’Grille Burger 

Mega Mendung, Jalan Raya Puncak No. 162, Bogor

HP: 0817110123

FRANCHISE D’GRILLE BURGER

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ http://peluangusaha.kontan.co.id/news/bisnis-burger-masih-belum-klenger https://www.facebook.com/dgrilleindonesia/
Comments
Loading...