Franchise Tambak Udang Jadi Alternatif Bisnis Budi Daya

Franchise Tambak Udang Jadi Alternatif Bisnis Budi Daya

Baba Rafi Enterprise, selain membuka peluang usaha franchise atau waralaba di bidang kuliner, juga membuka usaha waralaba di bidang perikanan. Menurut Presiden Direktur Baba Rafi Enterprise, Hendy Setiono, ini merupakan peluang bisnis yang menjanjikan.

Bisnis waralaba bernama Tambak Udang Vaname ini dirintis Hendy sejak dua tahun yang lalu. Dia menjelaskan untuk harga udang jenis vaname yang dibudidayakan harganya bisa mencapai Rp 100 ribu per kilogram. Kemudian, udang-udang ini merupakan produk perikanan diekspor keluar negeri.

Jika ingin menjadi investor Tambak Udang Vaname, Hendy menjelaskan biaya investasinya Rp 250 juta untuk satu kolam tambak. Dengan skema bagi hasil 70 persen untuk investor dan 30 persen untuk pengelola. Hendy menjamin proses balik modal akan ditempuh dalam waktu empat kali panen. Untuk satu kali panen membutuhkan waktu 4 bulan. Jadi balik modal bisa dalam waktu 1,5 tahun.

Setelah balik modal sudah terpenuhi, Hendy mengatakan bagi hasil akan menjadi 50 persen untuk investor dan 50 persen untuk pengelola. Kontrak kerja sama ini akan berlangsung selama 5 tahun. Sistem pengelolaan bisnis ini, menggunakan sistem syariah.

Hendy menjelaskan bisnis ini merupakan bisnis dengan resiko rendah. Selama satu hari pameran, sudah ada sembilan investor yang tertarik menanamkan uangnya di Tambak Udang Vaname. Tambak udang ini dibangun di lahan seluas 5 hektare dan berada di Subang, Jawa Barat. Ada dua blok yang sudah dipenuhi oleh investor dari tiga blok yang disiapkan oleh Hendy. Masing-masing blok tersebut menyediakan 23 kolam tambak udang.

Source https://bisnis.tempo.co/ https://bisnis.tempo.co/read/1109235/franchise-tambak-udang-jadi-alternatif-bisnis-budi-daya/full&view=ok
Comments
Loading...