Penyebab Gagalnya Sebuah Bisnis Franchise

Gagalnya Bisnis Franchise

Bagi yang sedang menentukan pilihan bisnis franchise. Mencari tahu dan bertanya langsung dengan beberapa franchisee yang sudah berjalan. Menanyakan seberapa besar prospek usahanya, support franchisor, serta tingkat pengembalian modal yang lebih riil, dll.

Faktor yang menyebabkan gagalnya outlet franchise
  • Franchisor memungut franchise fee tanpa melihat faktor kesuksesan franchiseenya.
  • Merekrut franchisee yang asal – asalan tanpa melihat kriteria franchisee yang ideal, hal ini sering terjadi pada saat awal memulai memasarkan franchise.
  • Melemahnya sistem kontrol & monitoring terhadap outlet franchisee.
  • Kelemahan pada divisi R&D
  • Training yang asal-asalanPerjanjian yang tidak tegas dan jelas
  • Sistem operasional yang rumit.
  • Pemilihan lokasi asal, tidak ada standarisasi dalam pemilihan lokasi.
Faktor Penyebab kegagalan
  • Franchisee menganggap bisnis yang sedang dijalankan bukan bisnisnya sendiri melainkan bisnisnya franchisor, jadi dalam menjalankan bisnis tidak sepenuh hati.
  • Franchisee tidak mau mengikui peraturan atau standar baku yang sudah ditetapkan oleh franchisor
  • Franchisee menganggap bahwa dengan membeli bisnis franchise pasti untung atau tinggal ongkang ongkang kaki.
  • Pemilihan lokasi yang asal tanpa memikirkan efek dari pemilihan lokasi tersebut.
  • Franchisee merasa bisnis waralaba sebagai ajang coba coba, terlebih untuk bisnis skala kecil tentu hasilnya akan coba-coba.
  • Tidak bisa mengelola usahanya dengan baik.
  • Memakai uang usaha untuk kepentingan pribadi.
Poin penting dalam menjalankan jaringan waralaba
  • Menetapkan tingkat batas wajar franchisee yang gagal tidak melebihi dari 5%, dari total keseluruhan gerai yang berarti tingkat kesuksesan bisnisnya target 95%.
  • Membuat analisa bisnis dari keseluruhan existing franchisee, kemudian membuat report secara tertulis dan mendetail apa saja faktor kesuksesan dan kesalahan dari masing franchisee, kemudian membuat penggolongan franchise.
  • Membuat tim khusus untuk merecovery bisnis franchisee yang kurang berhasil, yang terdiri dari tim marketing, operation, SDM & finance.
  • Melakukan pendampingan ulang selama masa periode tertentu untuk memulihkan franchisee yang kurang berhasil sampai outlet berjalan dengan maksimal. Setelah pulih kembali baru diserahkan ke franchisee dengan melakukan control yang lebih ketat.
  • Jika dari hasil pendampingan juga tidak mencapai hasil yang diinginkan, buatlah policy khusus atau ambil keputusan dengan mengedepankan citra dari bisnis franchise.
Source ide bisnis
Comments
Loading...