Gian Pizza Kian Mekar Lewat Bisnis Pizza Kanada

Gian Pizza Kian Mekar Lewat Bisnis Pizza Kanada

Gian Pizza merupakan salah satu merek franchise yang mendulang keuntungan lewat bisnis kuliner internasional. Walaupun bernuansa serba luar negeri, bisnis yang mengusung menu Canadian Pizza sebagai menu andalannya ternyata dinahkodai oleh pengusaha lokal bernama Afifah Sekhon. Bersama sang suami Gian Sekhon, bahu-membahu mengenalkan produk pizza kanada yang masih asing bagi lidah masyarakat Indonesia.

Pada tahun 2004 silam, Gian Pizza membuka outlet perdananya di wilayah Depok, Jawa Barat. Ifah lebih mengutamakan mematangkan konsep bisnis hingga manajemen operasionalnya.

Awalnya ia ingin mengembangkan usahanya sendiri. Sesuai visinya memasyarakatkan Pizza kepada semua kalangan. Pizza khas negara Kanada ini terkenal sehat karena kita tidak menggunakan minyak, dan kita juga menggunakan keju jenis mozarella terbaik di dunia.

Gian Pizza menyediakan beberapa varian menu Pizza. Diantaranya ada Pizza yang sesuai dengan citarasa dari negara-negara lain seperti Menu Kanadian Pizza yang paling favorit ada Pizza ala Jerman, ada Pizza Filipino dengan tambahan udangnya, dan gaya English dengan tambahan jagung.

Banyak masyarakat awam yang sangat menyukai produk dari Gian Pizza. Tak salah jika permintaan untuk produk healthy canadian pizza ini terus bertumbuh dan berkembang ke wilayah-wilayah lain. Ifa bersama suami menawarkan peluang bisnis kepada masyarakat yang ingin terjun menjadi pengusaha kuliner sehat.

Saat ini ia berhasil mengembangkan total lebih dari 15 cabang outlet di Jabodetabek dan Bali. Gian Pizza sudah memiliki lebih dari 150 di seluruh cabangnya. Kesuksesan bukanlah hal yang diraihnya begitu saja. Tetapi berbagai asam manis ujian dan tantangan tentu juga telah ia rasakan selama proses membangun merek Gian Pizza.

Berawal dari masa kecilnya mengikuti jejak orang tuanya dalam berbisnis. Sosok Afifah Sekhon kini telah berhasil menjalankan bisnisnya bersama sang suami. Gian Pizza menawarkan nilai investasi sebesar Rp. 350 juta sampai 450 juta, franchise fee dibanderol senilai Rp. 100 juta, royalty fee 7% dan perkiraan balik modal berkisar 6 bulan.

Source bisniswaralaba.id
Comments
Loading...