Ixobox Gencarkan Sistem Waralaba Untuk Memperluas Pasar

Ixobox Gencarkan Sistem Waralaba Untuk Memperluas Pasar

Jaringan haircut house Ixobox yang hadir sejak Februari 2015, dengan konsep mirip Business Hotel’ dan sudah memiliki 12 cabang. Kini membuka peluang investasi dan bekerja sama dengan Ixobox di seluruh wilayah Indonesia.

Respon pasar diharapkan positif karena sektor bisnis ritel adalah salah satu pilihan yang diminati oleh para investor. Selain itu, potong rambut sudah menjadi kebutuhan rutin baik pria, wanita maupun anak-anak. Untuk menjadi mitra bisnis franchise Ixobox.

Pertama, calon partner bisnis harus menyiapkan tempat yang siap dipakai. Lokasinya mesti strategis di pusat keramaian, seperti mal, perkantoran, stasiun kereta api dan lain-lain. Kedua, membayar partnership fee sebesar Rp 350 juta – 400 juta (tergantung dari luas lokasi outlet).

Biaya ini untuk masa kontrak kerja sama selama 6 tahun. Ixobox yang akan menyediakan semua mesin, peralatan dan dekorasi yang dibutuhkan, begitupun dengan ketersediaan hairstylist. Kerja sama franchise Ixobox menganut filosofi STARS.

Huruf S (Simpel) artinya, pembagian hasil antara manajemen Ixobox dengan partner bisnis dilakukan berdasarkan nilai pendapatan (omset), bukan keuntungan (profit). Lalu, T (Transparan), karena kondisi outlet Ixobox direkam kamera CCTV dan laporan omset dapat dimonitor oleh partner bisnis secara real time lewat kiosk machine dan smartphone.

Sementara itu, huruf A (Adil) artinya, semua biaya marketing dan operasional outlet ditanggung oleh Ixobox. Dengan demikian keuntungan dan kerugian dinikmati dan ditanggung oleh kedua belah pihak. Huruf R (Ringkas), artinya Ixobox yang mengelola usaha ini.

Mitra bisnis cukup mendukung dan memantau outlet tersebut. Terakhir, huruf S (Selektif), maksudnya tidak semua tempat yang diajukan oleh mitra bisnis akan disetujui oleh manajemen Ixobox. Sebab, pemilihan lokasi harus benar-benar strategis dan prospek jangka panjangnya menjanjikan agar kedua belah pihak diuntungkan, juga kesejahteraan hidup hairstylist terjamin.

Untuk satu outlet biasanya membutuhkan ruangan seluas 17 – 30 meter persegi. Sedangkan jumlah hairstylist di satu outlet mencapai 3 – 5 orang. Penyediaan tenaga hairstylist ini dilakukan oleh manajemen Ixobox melalui lxobox training center.

Rata-rata tiap hairstylist akan mendapat pelatihan selama 2 – 3 bulan sebelum diterjunkan ke lapangan. Kapasitas ruang training dapat menampung 15-20 orang, dengan beberapa tenaga pengajar yang berperan aktif meningkatkan technical skill dan soft skill.

Pada saat-saat awal Ixobox sulit untuk mendapatkan tenaga hairstylist. Namun, dalam perjalanannya saat ini malah banyak hairstylist yang melamar dan ingin bergabung dengan Ixobox. Mereka tertarik dengan keunikan model usaha dan kekuatan merek ixobox dari berbagai media, maupun berasal dari referensi teman.

Melalui sistem franchise ini, Danny menargetkan jumlah gerai Ixobox makin banyak di penjuru Nusantara. Dari 12 outlet Ixobox saat ini masih berada di kawasan Jakarta dan Tangerang. Danny optimitis dengan prospek bisnis franchise Ixobox ke depan. Alasannya, potensi pasar besar.

Rata-rata tiap 15-30 hari sekali pria memotong rambutnya dan wanita biasanya 60-90 hari sekali. Apalagi bagi pelanggan termasuk anak-anak yang hanya ingin merapikan rambutnya saja, biasanya lebih sering berkunjung ke haircut house.

Source http://www.beritasatu.com/ http://www.beritasatu.com/ekonomi/378559-perluas-pasar-ixobox-gencarkan-sistem-waralaba.html
Comments
Loading...