Keuntungan Peluang Usaha Waralaba Pendidikan

Keuntungan Peluang Usaha Waralaba Pendidikan

Perkembangan bisnis waralaba pendidikan memang tidak sepesat perkembangan bisnis food and baverage. Kendati demikian, nyatanya franchise pendidikan masih banyak dijumpai dan eksis hingga kini. Bahkan metode pengajarannya juga semakin variatif dan mengasyikan. Sehingga siswa yang tengah menimba pendidikan juga tidak jenuh.

Karenanya, bisnis franchise pendidikan diprediksi akan selalu hidup mengingat seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan akan penguasaan sebuah ilmu menjadi kunci keberhasilan masa depan seseorang. Beberapa bisnis Pendidikan yang bisa menjadi sebuah peluang usaha berpotensi bagi calon mitranya:

UMC

Bisnis waralaba kursus matematika UMC pada hakikatnya adalah upaya mendukung pemerintah untuk mencetak genrasi yang cerdas terutama dari segi bidang ekskak yang mana pendidikan belajar menghitung ini akan selalu dibutuhkan setiap waktunya dalam kehidupan sehari- hari.

Mengusung program I-MATHS yang mengedepankan konsep matematika kreatif untuk anak usia 3 – 7 tahun. Program ini diklaim sangat efektif untuk memberikan pemahaman matematika sejak usia dini. Dengan alat peraga yang menarik, I-MATHS mengubah konsep belajar pasif ke aktif dan kreatif.

Adapun, untuk menjalankan peluang usaha bisnis pendidikan matematika. Maka nilai investasinya berkisar Rp 1 Miliar 250 juta dengan support alat pembelajaran, dan training SDM. Namun belum termasuk sewa gedung atau tempat.

Robotics Education Centre

Franchise pendidikan robotika Robotics Education Centre (REC) mengembangkan tren pendidikan inovasi teknologi robotik sebagai upaya untuk mencetak generasi unggulan. Menyasar usia mulai dari SD hingga SMU, waralaba pendidikan robotika ini sangat memfasilitasi anak didik untuk kreatif dan adaptif dengan kemajuan teknologi.

Robotics Education Centre mengajarkan anak untuk mampu melakukan pemecahan masalah, meningkatkan kemampuan imajinasi, kepercayaan diri, bekerja dalam tim serta mengasah kreativitas. Kusrsus ini juga menagajak siswa untuk berikir sitemastis dan logis, bahkan REC juga kerap mensupport peserta didik untuk mampu mengimplementasikan pengetahuan merakit robot melalui perlombaan robot baik sekala nasional maupun internasional.

Adapun terkait dengan nilai investasi, Franchise pendidikan robotika Robotics Education Centre menawarkan harga Rp. 250 juta rupiah, dimana 125 juta untuk merek dagang Robotics Education Centre, dan 125 juta lagi untuk support training SDM dan alat- alat pembelajaran.

DIGIKIDZ

Bisnis kursus pendidikan berbasis teknologi bernama DIGIKIDZ selalu mengupayakan agar anak- anak tumbuh dan berkembang ini menjadi The Maker, bukan sebatas jadi consumer. Tak ayal jika DIGIKIDZ giat memberikan tambahan pembelajaran edukasi kreatif di banyak sekolah di seluruh Indonesia.

Dalam pertumbuhnannya, waralaba lembaga pendidikan DIGIKIDZ mengajarkan anak-anak usia 4-18 tahun berbagai skill kreativitas seperti multimedia, coding, graphic design, animation, 3D object, illustration, robotics, software engineering, game development, dan lainnya. Adapun nilai investasi saat ini untuk memiliki bisnis pendidikan robotika DIGIKIDZ adalah Rp. 300 juta. Belum temasuk dengan biaya sewa lokasi, namun sudah dengan training SDM.

Jakarta Language School

Bisnis kursus bahasa yang didirkan pada 2012, concern menawarkan pelajaran pendidikan akademik untuk anak-anak dan kursus bahasa bagi orang dewasa. Untuk metode pembelajaran mungkin hampir selaras dengan kursus bimbingan belajar pada umumnya, namun Jakarta Language School membebaskan murid-muridnya untuk mengatur jadwal pertemuan dari Senin sampai Jumat di setiap jamnya.

Selain itu, Jakarta Language School juga menyediakan bimbel semua mata pelajaran akademik bagi anak-anak usia sekolah, dan kursus bahasa internasional meliputi Inggirs, Mandarin dan Indonesia bagi kalangan dewasa. Adapun terkait nilai investasi, bisnis kursus pendidikan ini mematok harga Rp. 500 juta dengan support buku-buku pelajaran, SOP, training dan juga guru.

Source bisniswaralaba.id
Comments
Loading...