Klasifikasi Jamur: Ciri-ciri, Contoh & Penjelasannya

By | September 12, 2023

Jamur merupakan tumbuhan yang tidak memiliki klorofil sehingga hidupnya bergantung pada bahan organik yang terdapat di alam. Namun jamur juga sering merusak rumah, pakaian, dan makanan.

Menurut para ahli mikologi, klasifikasi jamur menempati kingdom yang sama dengan kingdom Plantae dan Animalia.

Karena jamur tidak memiliki ciri-ciri yang sama dengan kedua kingdom tersebut, maka klasifikasinya berbeda-beda oleh para ahli.

Ciri Ciri Jamur (Fungi)

Berikut ciri-ciri jamur :

  • Tidak ada klorofil
  • Tubuhnya terdiri dari filamen mirip benang yang memiliki cabang yang disebut hifa
  • Kumpulan benang-benang hifa membentuk suatu gumpalan yang disebut miselium
  • Siklus hidupnya bersifat heterotrofik, baik sebagai parasit maupun saprofit

Klasifikasi Dasar Jamur

Klasifikasi jamur atau cendawan terutama dikelompokkan berdasarkan ciri-ciri spora seksual dan tubuh buah pada tahapan siklus hidupnya. Jamur yang belum diketahui mempunyai sistem reproduksi seksual diklasifikasikan menjadi Jamur tidak sempurna Dan Deuteromycotina.

Klasifikasi dan penamaan jamur mengikuti perjanjian internasional. Setiap jamur diberi nama dengan menyebutkan genus dan spesiesnya (binomial). Diperlukan penelitian yang lebih luas dan mendalam karena masih banyak hal yang belum dapat kita tetapkan taksonominya.

Saat ini diketahui terdapat lebih dari 100 ribu spesies jamur. Ahli mikologi atau ahli mikologi dapat mengidentifikasi kurang lebih 1.000 spesies jamur setiap tahunnya.

Klasifikasi Jamur, Contoh & Penjelasannya

Kingdom jamur terbagi menjadi lima kelompok divisi, antara lain: Chytridiomycota, Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, Dan Deuteromycota.

Divisi Chytridiomycota Spora mempunyai alat gerak berupa flagela dan disebut zoospora. Divisio ini merupakan satu-satunya jamur yang sporanya mempunyai flagela.

Para ahli jamur percaya bahwa ada 750 spesies divisio Chytridiomycota, yang merupakan jamur yang sangat sederhana dan merupakan jamur purba. Anggota dari Chytridiomycota mempunyai habitat di perairan dan sebagian diantaranya merupakan parasit pada jamur dan alga.

Di divisi Deuteromycota merupakan kelompok jamur yang belum diketahui sistem reproduksi seksualnya atau biasa disebut jamur tidak sempurna.

  1. Divisi Zygomycota

Spesies jamur divisio Zygomycota, dimana Para ahli jamur atau ahli mikologi telah mengidentifikasi 600 spesies.

Habitat jamur ini umumnya di darat, di dalam tanah atau penyangga tumbuhan dan hewan yang mati.

Divisi jamur ini juga bisa hidup pada makanan busuk.

Struktur tubuhnya mempunyai hifa yang terisolasi. Sistem reproduksinya bersifat seksual dengan organ reproduksinya disebut zygosporangium yang menghasilkan zygospora dan fragmentasi aseksual.

Contoh spesies jamur ini adalah Rhizopus stolonifer atau dikenal juga dengan sebutan jamur tempe, Pilobolus Dan Mucor mucedo.

  1. Divisi Ascomycota

Lebih dari 60.000 spesies telah diidentifikasi dari divisi ini. Ascomycota nama diambil dari kata bertanya yang artinya menyerupai kantung. Askus inilah yang nantinya akan membentuk tubuh.

Ia bereproduksi secara seksual, membentuk ascospora dan secara aseksual membentuk konidia.

Hidup sebagai saprofit pada tumbuhan. Bagian dari jumlah spesies Ascomycota dapat bersimbiosis dengan alga yang akan terbentuk lumut. Dan sebagian lainnya yang bersimbiosis dengan tumbuhan akan membentuk mikoriza.

Beberapa anggota Ascomycota multiseluler, namun ada pula yang uniseluler. Contoh spesies jamur yang termasuk dalam divisio Ascomycota sebagai berikut.

Tubuhnya terdiri dari sel-sel yang berbentuk bulat dan lonjong serta dapat bertunas/bertunas membentuk rantai sel atau hifa semu.

Ragi dapat melakukan fermentasi yang terdiri dari bahan-bahan organik, salah satu proses fermentasi yang paling umum dilakukan adalah fermentasi hingga membentuk alkohol.

Spesies ini menyukai habitat yang mengandung gula, seperti yang terdapat pada roti atau buah matang.

Warna jamur ini hijau atau kebiruan. Berbagai spesies lainnya adalah:

  • Penicillium notatum
  • Penicillium chrysogenum, produsen antibiotik
  • Penicillium camemberti Dan Penicillium requofortiuntuk meningkatkan kualitas pembuatan keju
  • Penicillium italicum
  • Penicillium digitatumperusak buah jeruk
  • Aspergillus fumigatuspenyebab aspergillosis yang berbahaya pada burung peliharaan dan liar, menyerang saluran pernafasan (jamur tumbuh di tinja)
  • Aspergillus fumigatus, menghasilkan aflatoksin yang diduga menyebabkan kanker hati. Jamur jenis ini tumbuh pada kacang tanah yang sudah tidak segar lagi atau pada makanan berbahan kacang tanah
  1. Divisi Basidiomycota

Jumlah jamur pada divisi ini sekitar 25.000 spesies. Nama divisio ini diambil dari bentuk diploidnya yang terjadi pada siklus hidupnya basidium. Basidiomycota hidup sebagai pengurai pada kayu atau bagian tubuh tumbuhan lainnya.

Sistem reproduksinya aseksual dan juga seksual. Bentuk tubuh jamur ini seperti payung, kuping dan setengah lingkaran. Contoh spesies jamur divisio Basidiomycota itu adalah Volvariella volvaceae (jamur jerami) dan Auricularia politricha (jamur). Jamur di divisi ini banyak yang bisa dikonsumsi sebagai makanan. Berbagai contoh spesies lain termasuk dalam kategori ini Basidiomycota

  • Volvariella volvacea, jamur yang tumbuh di tumpukan jerami yang membusuk. Bentuk tubuhnya menyerupai payung. Banyak orang yang mengkonsumsi jamur jenis ini sebagai makanan.
  • Auricularia politricha, atau jamur kuping kayu. Habitat jamur ini di kayu lapuk dengan tubuh rata melengkung seperti daun telinga. Auricularia politricha berwarna kecoklatan dan tidak beracun, bahkan kini banyak dikembangbiakkan untuk berbagai kebutuhan pangan.
  • Lentinus edodesSalah satu jenis jamur yang dapat dikonsumsi manusia dan juga dapat digunakan sebagai bahan obat-obatan.
  • Pleurotus, atau dikenal sebagai jamur kayu atau jamur tiram. Jenis spesies ini sangat enak dikonsumsi, hidup baik pada lingkungan yang banyak mengandung lignin dan selulosa. Dan jamur jenis ini banyak juga yang dibudidayakan dengan menggunakan serbuk gergaji sebagai medianya.
  • Amanita muscaria, jamur yang menghasilkan racun jenis muscarine yang dapat membunuh lalat. Habitatnya adalah kotoran ternak.
  1. Divisi Deuteromycota

Klasifikasi jamur ini disebut jamur tidak sempurna. Diketahui bahwa satu-satunya cara reproduksi adalah aseksual karena belum diketahui cara seksualnya.

Reproduksi secara aseksual dengan membentuk blastospora (tunas), arthospora (membentuk spora dengan benang hifa) dan konidia.

Namun dalam penelitian diketahui bahwa reproduksi seksual biasanya akan terjadi pada kelompok jamur yang tidak sempurna, misalnya pada jenis spesies jamur tertentu. Monilia sitofila.

Awalnya reproduksi seksualnya tidak diketahui sehingga diklasifikasikan dalam divisi Deuteromycotanamun sekarang diketahui reproduksi seksual menghasilkan ascospora dan dikelompokkan menjadi Ascomycota Maka namanya diubah menjadi jamur Neurospora sitofila atau Neurospora crassa.

Beberapa contoh spesies jamur yang termasuk dalam divisio Deuteromycota diantara yang lain:

  • Epidermophyton floccosumParasit kaki biasanya menjadi penyebab penyakit kutu air
  • Epidermophyton, Microsporum, Trichophyton, Penyebab penyakit kulit, menyerang bagian tubuh seperti kulit, rambut, dan kuku
  • alternatif, Jamur parasit yang ada pada tanaman kentang
  • Helminthosporium, jamur parasit yang ada pada tanaman padi
  • Colletotrichum, Jamur parasit ditemukan pada bawang merah

mejakelas.com

Category: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *