Konsumen Terlalu Lama Nongkrong Penyebab 7-Eleven Rontok

Konsumen Terlalu Lama Nongkrong Penyebab 7-Eleven Rontok

Waralaba dan Lisensi Indonesia (Wali) menilai, salah satu pemicu mulai bergugurannya bisnis waralaba 7-Eleven atau yang biasa disebut Sevel berasal dari konsumen mereka sendiri. Pasalnya, konsumen mereka terlalu lama duduk dan nongkrong di meja-meja yang tersedia di gerai Sevel.

Ketua Wali Levita Supit mengungkapkan, jika merujuk pada konsep restoran maka meja yang tersedia di Sevel memiliki target sendiri setiap harinya. Sementara kenyataannya selama ini, konsumen Sevel bisa duduk berjam-jam di gerai tersebut meski hanya membeli satu atau dua jenis makanan.

Sementara terkait harga, Levita menilai bahwa harga makanan dan produk lainnya di gerai Sevel tidak terlalu mencekik konsumen. Meskipun sedikit lebih mahal dari ritel modern lain, namun hal tersebut seimbang dengan kenyamanan yang didapat konsumen.

Selain itu, makanan yang disajikan di gerai Sevel pun selalu baru dan fresh setiap harinya. Sebab, mereka memiliki dapur sendiri yang selalu memperbaharui makanan setiap hari. Adanya aturan larangan minimarket menjual minuman berakhohol diyakini menjadi salah satu penyebab mulai menyusutnya jumlah gerai sevel. Mulai 16 April 2015, minimarket dilarang menjual minumal beralkohol.

Larangan itu tertuang dalam Peraturan menteri Perdagangan (Permendag) No. 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minumal Beralkohol. Sejak pelarangan itu, gerai-gerai Sevel dan sejenisnya tak bisa lagi menjual minumal beralkohol.

Selain aturan tersebut, semakin ketatnya persaingan juga terimbas terhadap pertumbuhan bisnis Sevel, ketika supermarket sejenis juga menawarkan konsep serupa dengan menyediakan tempat bersantai di tokonya. Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Roy Mande dalam analisanya menyebutkan pada dasarnya perkembangan bisnis waralaba di Indonesia sedang melambat.

Source https://ekbis.sindonews.com/ https://ekbis.sindonews.com/read/1200201/34/konsumen-terlalu-lama-nongkrong-penyebab-7-eleven-rontok-1493174304
Comments
Loading...