Kontrak Waralaba 7-Eleven Putus di Tengah Jalan

Kontrak Waralaba 7-Eleven Putus di Tengah Jalan

PT Modern Internasional Tbk (MDRN) terpaksa menutup seluruh gerai 7-Eleven (Sevel) per 30 Juni 2017 karena sudah tidak mampu mengelola bisnis yang terus merugi. Padahal, kontrak franchise MDRN dengan Seven Eleven Inc (SEI) asal Amerika Serikat (AS) masih berlaku 12 tahun lagi. Master Franchise itu diteken pada 2009 dan berlaku 20 tahun sampai 2029.

Keputusan perseroan merupakan jalan yang terbaik. Sevel dianggap membebani induk usaha yang sangat besar. Sebab penggelontoran modal fokusnya paling besar ke Sevel. Dengan ditutupnya seluruh gerai, perseroan sudah tidak bisa meneruskan bisnis 7-Eleven di Indonesia.

Pasalnya, tiap tahun harus ada royalti yang dibayarkan ke SEI. Master Franchise agreement itu sebelum dijalankan sudah dibayar lunas, 1,5 juta dolar AS. Namun, ia tidak menyebutkan lebih detail soal berapa besar royalti yang diberikan ke SEI.

Source https://kumparan.com/ https://kumparan.com/@kumparanbisnis/kontrak-waralaba-7-eleven-putus-di-tengah-jalan
Comments
Loading...