Laba Pangkas Rambut Kian Rapi

Laba Pangkas Rambut Kian Rapi

Tren pria modis, yang tidak cuma dari tampilan fashion, tapi juga potongan rambut kini makin marak. Kondisi tersebut membuat bisnis pangkas rambut bagi kaum adam yang biasa disebut barbershop mulai bangkit kembali sejak lima tahun yang lalu.

Kebangkitan bisnis barbershop ini juga menarik minat banyak pelaku usaha untuk terjun mengail untung di situ. Kini, keberadaan barbershop sangat menjamur, baik di kota besar maupun di kota kecil. Salah satu penyebab adalah karena ada beberapa pelaku usaha yang juga menawarkan kemitraan.

Banyaknya pelaku usaha barbershop yang menawarkan kemitraan tentu menimbulkan adanya persaingan yang cukup ketat. Pengamat waralaba Djoko Kurniawan menilai bisnis barbershop sebenarnya masih bisa berjalan dan memiliki prospek yang baik jika dikelola dengan benar melalui strategi yang jelas. Jika sebuah bisnis hanya asal buka dan tidak dikelola dengan benar, sudah pasti akan berujung tutup.

Djoko mengungkapkan kembali tiga kelemahan pebisnis UMKM lokal. Pertama, tidak mengerti cara mengelola SDM. Kedua, belum paham konsep marketing secara benar, danketiga, tidak punya pencatatan keuangan yang rapi.

Tiga masalah tersebut sering kali ditemui para pelaku UMKM. Jadi, jika masalah itu selesai maka bisnis akan aman dan bisa langgeng. Djoko kembali lagi menegaskan, menjadi seorang pebisnis harus terus mau belajar, karena inilah penyakit terbesar untuk pebisnis.

Terkait kendala kurangnya tenaga ahli yang menimpa kemitraan bisnis barbershop, Djoko menyarankan agar pelaku usaha membuat program pelatihan. Tidak muluk-muluk untuk buka  pusat pelatihan yang besar, tapi yang penting adalah membuat kurikulum training.

Dengan membuat kurikulum pelatihan yang benar, para pebisnis pangkas rambut pria seharusnya tidak perlu khawatir lagi bila suatu saat ditinggal pekerjanya. Hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah strategi pemasaran. Sebab pemain di bisnis ini makin banyak. Untuk itu harus dibuat program  pemasaran yang kreatif supaya menarik minat konsumen. Caranya dengan membuat ragam paket layanan.

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/news/laba-pangkas-rambut-kian-rapi
Comments
Loading...