Laba Usaha Kuliner Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut Kartosuro

Laba Usaha Kuliner Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut Kartosuro

Bisnis kuliner di Indonesia memang tak ada matinya. Karena hampir semua orang Indonesia hobi makan. Jadi bukan hal yang mengejutkan lagi kalau pemain kuliner di negeri ini cukup banyak. Salah satunya adalah Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut Kartosuro.

Kuliner asal Solo yang satu ini memang sudah sudah tak muda lagi. Berawal dari usaha warung makan pada tahun 1997, kini Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut Kartosuro sudah memiliki 29 cabang. Dimana 2 cabang diantaranya ada di Singapore. Sementara sisanya tersebar di Jawa, Kalimantan dan Sumatera.

Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut Kartosuro sendiri pertama kali di-franchise-kan sejak tahun 2010 lalu. Dimana nilai investasinya mulai dari Rp400 juta untuk Pulau Jawad an Rp500 juta untuk luar Pulau Jawa. Nilai tersebut sudah meliputi kitchen set, kitchen resto dan juga segala perlengkapan yang digunakan untuk operasional.

Untuk perkiraan omset, kata Boang, paling tidak minimal dalam sehari harus menjual sebanyak 260 porsi. Dimana 160 porsi untuk bebek dan 100 porsi untuk ayam. Sementara untuk balik modalnya sendiri bisa mencapai 23 bulan.

Untuk bisa meraih target penjualan 260 porsi per harinya, kata Boang, mitra harus menyiapkan tempat single outlet dengan kapasitas minimal 100 kursi atau tempat duduk. Dengan begitu, target penjualan akan lebih mudah digapai.

Source bisniswaralaba.id
Comments
Loading...