Liberalisasi Bisnis Waralaba

Liberalisasi Bisnis Waralaba

Terkait ancaman akan liberalisasi bisnis waralaba dan gempuran pemain asing. Ketakutan tesebut tidak mendasar. Kehadiran pelaku bisnis asing justru akan memacu persaingan yang lebih sehat di antara pelaku bisnis waralaba.

Kebijakan penghapusan ketentuan penggunaan 80% produk domestik selama ini cukup menganggu ekspansi bisnis waralaba yang diiliki oleh asing. Para pemain dari luar negeri ini kan masuk ke Indonesia untuk memasarkan produk dari negaranya. Sehingga kalau selama ini dibatasi akibatnya bisnis mereka jadi terhambat, begitu pula dengan ekspansinya.

Direktur PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) Jeo Sasanto berpendapat, salah satu kebijakan yang akan menghapuskan batas maksimal gerai waralaba akan membantu menciptakan peluang bisnis baru bagi masyarakat.

Kebijakan tersebut belum akan membuat perusahaan pemilik jaringan gerai waralaba asing, Pizza Hut, menjadi lebih ekspansif. Kebijakan ini akan menjadi insentif bagus bagi kami. Namun, untuk ekspansi jumlah gerai, kami masih akan terus wait and see sebab pertimbangan terbesar kami masih pada kondisi ekonomi makro saat ini.

Terkait dengan revisi aturan yang memperbolehkan pemberi waralaba asing menunjuk lebih dari satu penerima waralaba, Jeo mengatakan kebijakan itu akan menciptakan persaingan bisnis yang lebih sehat. Dia menilai penetrasi pasar ke daerah yang belum terjangkau akan menjadi lebih mudah dengan adanya pelonggaran aturan tersebut.

Di lain pihak, Direktur Operasional PT Franchise Academy Indonesia berpendapat, pemerintah seharusnya memulai perubahan peraturan secara mendasar, dimulai dari definisi hingga tujuan dari terbentuknya waralaba.

Corporate Affair Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (Alfamart) Solihin juga berharap pemerintah dapat menetapkan peraturan yang bisa meningkatkan kontribusi pelaku UMKM dalam pengembangan bisnis waralaba.

Direktur PT Top Food Indonesia (Es Teler 77) Andrew Nugroho mengatakan, pelaku waralaba asing sangat diuntungkan dengan aturan Permendag yang berlaku saat ini. Pelaku lokal juga harus memiliki kesempatan yang sama dalam berbisnis.

Oleh karena itu, rencana direvisinya sederet peraturan waralaba akan membawa angin segar bagi pelaku waralaba lokal untuk bisa lebih ekspansif. Sekarang memang belum terbentur peraturan. Tetapi dengan penyederhanaan, ketika ada momentum untuk meningkat kami tidak terlalu khawatir.

Source http://industri.bisnis.com/ http://industri.bisnis.com/read/20180829/12/832782/bisnis-waralaba-kian-gurih-kemendag-longgarkan-aturan
Comments
Loading...