Makanan Organik Mulai Jadi Tren Kuliner

Makanan Organik Mulai Jadi Tren Kuliner

Makanan organik atau makanan yang bebas pestisida saat ini memang sangat digandrungi oleh masyarakat. Kampanye gaya hidup sehat yang semakin marak dijalankan. Membuat tren hidup sehat makin memasyarakat, termasuk dalam pemilihan menu makanan.

Kebutuhan dan permintaan akan makanan sehat dan bersifat organik ini semakin hari semakin besar. Hal ini membuat peluang potensial bagi para pebisnis untuk menjalankan bisnis kuliner organik. Salah satu bisnis yang menyediakan makanan organik adalah O’Chicken yang dikembangkan Redia Frisna Rista mencoba menawarkan produk ayam goreng organik yang menyehatkan.

Ayam organik yang dipakai sebagai bahan utama pembuatan ayam goreng. O’Chicken sendiri dibudidaya secara khusus dengan pemberian pakan alami mulai dari jagung, dedak, tepung ikan, lidah buaya dan lain sebagainya.

Selain itu, dalam mengejar bobot ayam, Redia tidak menggunakan bahan kimia sintesis, namun menggunakan ramuan herbal berupa jamu khusus sebagai probiotik alami. Disamping itu, khusus untuk minuman ternak tak jarang redia menggunakan madu sebagai campuran. Agar kondisi ternak terjaga dari ancaman penyakit yang ada.

Perbedaan ayam organik dengan ayam ternak non organik adalah tak ada satupun unsur penyuntikan hormon untuk mengejar bobot ayam. Agar sama selain asupan pakan pun kadang menggunakan pakan yang diberi antibiotik dan ramuan kimia kepada ayam ternak umum.

Solusinya ayam-ayam organik yang dibawah bobot biasanya digunakan sebagai bahan baku pilete atau dijual umum kemasyarakat atau pasar . Dengan pembudidayaan secara khusus tanpa bahan-bahan kimia ini. Maka ayam yang dihasilkan pastinya akan lebih sehat.

Karena tidak mengandung residu anti biotik, rendah lemak dan bebas bakteri berbahaya. Hasilnya, ayam yang dibudidaya dengan cara organik ini akan memiliki tampilan yang lebih segar dan rasa yang lebih enak dari ayam biasa.

Source http://www.beritasatu.com/ http://www.beritasatu.com/kuliner/416808-makanan-organik-mulai-jadi-tren-kuliner.html
Comments
Loading...