Manisnya Peluang Usaha Taiwan Tea House

Manisnya Peluang Usaha Taiwan Tea House

Usaha minuman teh besutan Ricky Halim tidak menampakkan perkembangan signifikan. Pasalnya, dalam waktu empat tahun total gerai yang beroperasi hanya 14 unit, tujuh gerai milik mitra dan tujuh sisanya milik pribadi.

Dia mengaku perlambatan usaha ini dipengaruhi karena sudah tidak fokus menjalankan usaha teh lantaran tidak lagi populer di pasaran. Antusiasme mitra yang ingin bergabung tidak seramai dulu, jadi sementara saya fokus membangun bisnis lainnya.

Pada 2015, total gerai yang beroperasi ada enam unit, yakni dua unit milik mitra dan empat lainnya milik mitra. Sekedar info, usaha ini berdiri sejak 2014 dengan gerai pertama di Semarang. Pasca setahun menjalankan usaha, peluang kerjasama kemitraan mulai dibuka.

Meski sudah sepi peminat, Ricky tidak tinggal diam, inovasi produk tetap dilakukan untuk kembali meningkatkan bisnis minuman miliknya. Lewat produk baru yang bertema pelangi yaitu minuman teh yang dipadu dengan aneka sirup warna-warni, dia berharap dapat menarik konsumen lebih banyak.

Asal tahu saja, menu baru tersebut sudah dijual sejak pertengahan tahun ini dan respon konsumen cukup baik. Dengan adanya produk baru saya berharap omzet setiap gerai dapat meningkat sampai 20% per bulannya.

Sejak awal tahun 2018 dia menurunkan nilai investasi kemitraan dari Rp 200 juta sampai Rp 250 juta menjadi Rp 175 juta. Fasilitas yang didapatkan adalah satu unit booth island, perlengkapan memasak, bahan baku awal, branding, pelatihan, sistem, dan lainnya. Penurunan harga ini diharapkan dapat menarik minat mitra baru untuk bergabung.

Sedangkan, untuk harga produknya naik sebesar Rp 2.000 per cup dari Rp 8.000 sampai Rp 28.000 per cup. Kenaikan harga jual ini sudah terjadi sejak awal tahun karena mengikuti kenaikan harga bahan baku. Disisi lain, kendala usaha yang dirasakannya kini adalah ketatnya persaingan. Maklum saja, jumlah pemain di sektor ini sangat banyak. Sehingga mau tidak mau dia harus melakukan inovasi dan menjaga harga jual produk untuk memastikan roda usahanya terus berputar.

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/news/seruput-bsinis-teh-masih-mewangi?page=2
Comments
Loading...