Mau Buka Usaha Dengan Ikut Pameran Waralaba

Mau Buka Usaha Dengan Ikut Pameran Waralaba

Bagi yang sedang memikirkan peluang bisnis dengan konsep waralaba, pameran yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC) bisa menjadi alternatif kunjungan Anda untuk menambah referensi konsep usaha. Ajang pameran waralaba International Franchise License and Business Concept Expo and Conference (IFRA).

IFRA menghadirkan berbagai waralaba baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Seperti dari Malaysia, Singapura dan Filipina. Acara pameran waralaba ini diadakan oleh Debindo Mitra Dyantama resmi dibuka hari ini dan berlangsung hingga Minggu (3/6).

Diadakan sejak tahun 2006, pameran IFRA ini sebagai salah satu pameran waralaba (franchise) terbesar di Indonesia dengan standar internasional. Waralaba yang bergabung mencakup berbagai bidang usaha. Seperti pendidikan, makanan dan minuman, otomotif, fashion, perbankan, kesehatan, bisnis ritel, travel, laundry, salon dan bentuk usaha lainnya.

Pada pembukaan pameran, Direktur Jenderal Kementrian Perdagangan Gunaryo menyatakan dukungannya terhadap acara ini. Ia memberikan apresiasi terhadap jumlah peserta yang terlibat di dalam ajang pameran ini, termasuk perusahaan-perusahaan waralaba dari luar negeri.

Gunaryo berharap lewat acara ini masyarat luas dapat mempelajari mengenai informasi bisnis dan trend baru. Lebih dari itu, ia berharap lebih banyak orang paham mengenai konsep bisnis waralaba. Bisnis waralaba sangat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia juga menambahkan lewat waralaba tingkat inovasi dan kreatifitas pengusaha dapat ditingkatkan lagi. Sementara itu, Ketua Perbankan Syariah Edy Suyadi menyebutkan kalau perbankan syariah mendukung penuh terlaksananya pameran IFRA ini.

Kalau bank-bank berbasis Syariah selama ini selalu mendukung kegiatan bisnis waralaba di Indonesia. Terbukti ada beberapa bank berbasis syariah yang mendukung secara langsung acara ini, yaitu BRI Syariah, BNI Syariah, BTN Syariah dan Maybank Syariah.

Pertumbuhan franchise di Indonesia sangat cepat dan dinamis. Namun begitu, ia mengatakan kalau pertumbuhan tersebut belum maksimal. Target pendapatan bisnis waralaba di Indonesia tahun ini yang sebesar Rp 160 triliun sebenarnya masih jauh dari negara-negara lain.

Oleh karenanya ia mengharapkan dukungan dari berbagai pihak. Anang menunjukkan kalau bisnis kuliner masih mendominasi bisnis di bidang waralaba di Indonesia. Walau banyak bermunculan waralaba berukuran kecil, namun sayangnya waralaba besar masih dikuasai oleh asing.

Source http://www.beritasatu.com/ http://www.beritasatu.com/bisnis/51483-mau-buka-usaha-ikuti-pameran-waralaba-di-jcc.html
Comments
Loading...