Mencicipi Tawaran Bisnis Ayam Geprek Keprabon Khas Surakarta

Mencicipi Tawaran Bisnis Ayam Geprek Keprabon Khas Surakarta

Beberapa tahun terakhir ini ayam geprek menjadi primadona bagi masyarakat. Cita rasanya yang gurih bercampur pedas begitu menggoda. Umumnya, ayam geprek dimasak krispi dan disajikan dengan cara disuwir. Setelah itu suwiran daging ayam digeprek dengan cabai.

Rumah makan yang beralamat di Jalan Teuku Umar No. 30, Keprabon, Solo ini juga demikian. Ayam Keprabon memiliki menu andalan ayam geprek blenger Mozarela. Uniknya, menu ayam geprek ini juga disiram dengan topping keju Mozarela. Lelehan keju mozarela yang dipanaskan di atas suwiran ayam dan telur goreng tentu begitu menggugah selera.

Ayam Keprabon berdiri pada 13 Juli 2015, pertimbangan sang owner mendirikan Ayam keprabon karena jeli membaca peluang kuliner di kota Solo yang semakin menjanjikan. Hal ini tentu saja diikuti dengan modal kemampuan di bidang kuliner dan keinginan memberikan sajian yang berbeda.

Ayam Keprabon memiliki beberapa keungggulan diantaranya seperti geprek blenger dimana ayam gepreknya ditaburi toping keju mozarella dan toping telur serta menggunakan nasi kerikil. Selain itu yang berbeda dari ayam geprek pada lazimnya, di Ayam Keprabon menggunakan cabe mentah.

Ayam Keprabon menawarkan 3 paket investasi waralaba. Pertama tipe Silver Rp 75 juta, kedua tipe Gold Rp 105 juta, ketiga tipe Foodcourt Rp 75 juta. Saat ini Ayam Keprabon sudah memiliki 2 gerai di Solo. Merek ini juga sudah memiliki 5 franchisee diantaranya di Jakarta, Sragen dan Banjarmasin.

Sepanjang tahun 2016, kinerja outletnya terus menunjukkan peningkatan, hal ini direalisasikan dengan omset per gerai saat ini rata-rata di angka Rp 200 juta per bulan atau Rp 6.5 juta per hari. Peningkatan ini berlanjut setiap bulannya.

Source http://majalahfranchise.com/ http://majalahfranchise.com/article/475/ayam-keprabon-mencicipi-tawaran-bisnis-ayam-geprek-khas-surakarta
Comments
Loading...