Menu dan Tampilan Soto Harus Khas

Menu dan Tampilan Soto Harus Khas

Levita Supit, Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI),  mengakui bahwa hingga kini tawaran waralaba dan kemitraan usaha makanan dan minuman (food and beverages) masih menjadi nomor satu.

Termasuk salah satunya adalah kemitraan usaha gerai soto. Menu makanan tradisional ini masih menjadi menu favorit masyarakat hingga kini. Namun, ia menyarankan supaya para pebisnis tidak terlalu terlena dengan kondisi tersebut. Justru para pebisnis harus terus melakukan inovasi bisnis.

Para pebisnis makanan soto harus betul-betul membuat cita rasa tersendiri yang lain daripada yang lain. Sebab, setiap orang, apalagi yang punya hobi memasak pasti bisa meracik makanan soto. Mulai dari jenis soto Kudus, Lamongan hingga yang lainnya.

Selain membuat menu soto yang khas, ia menyarankan agar pebisnis tidak meremehkan mengenai tampilan dari menu yang terbilang sederhana tersebut. Justru dengan menunjukkan tampilan seperti restoran kelas mahal, bisa membuat konsumen tertarik untuk datang kembali. Dan siapa tahu, si konsumen akan memotret menu soto tersebut dan mejeng di media sosial.

Langkah lain yang tidak kalah penting adalah tempat gerai soto. Jangan samakan gerai soto dengan gerai soto pinggir jalan yang mengandalkan tenda. Justru para pebisnis harus berani memberi dekorasi yang optimal sebagai nilai tambah.

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/news/sedap-lagi-hangat-peluang-kedai-soto?page=4
Comments
Loading...