Meramal Nasib Waralaba Hooters Di Indonesia

Meramal Nasib Waralaba Hooters Di Indonesia

Hooters di Amerika Serikat (AS) mulai ditinggalkan milenial. Sebab, para konsumen muda ini tak lagi tertarik dengan konsep pelayan yang berpakaian seksi. Di Indonesia, Hooters diklaim tetap buka karena telah diterima oleh masyarakat.

Bije Widjajanto, menilai keberadaan restoran hooters tidak akan bertahan lama di Indonesia. Sebab, keunikan yang ditawarkan rumah makan asal Amerika tersebut kurang sesuai dengan iklim budaya Indonesia.

Sah saja jika sebuah bisnis ingin menawarkan sesuatu yang beda. Namun, hal tersebut harus disesuaikan dengan tempat di mana bisnis tersebut dibuka. Semua prinsip tersebut, lanjutnya, harus disesuaikan dengan sisi kemanusiaan dan moral.

Meski demikian, mungkin dalam waktu jangka pendek Hooters bisa mendapatkan antusiasme pasar, namun lama kelamaan gairah tersebut akan hilang. General Manager Hooters Jakarta, Sherry Suradji, memiliki pandangan berbeda. Tidak ada penolakan terhadap kehadiran retoran ini di Indonesia. Pengunjung tetap berdatangan tiap harinya.

Pengujung tua hingga muda hingga saat ini tetap memilih untuk datang ke restorannya. Bahkan, melihat baiknya animo masyarakat, Hooters akan membuka cabang lain di Indonesia tepatnya di Bali. Sherry pun optimistis Hooters akan bertahan di Indonesia. Kuncinya ialah pandai beradaptasi dengan adat istiadat di lokasi Hooters dibuka.

Source https://www.merdeka.com/ https://www.merdeka.com/uang/meramal-nasib-hooters-di-indonesia-waralaba-makanan-di-indonesia.html
Comments
Loading...