Midi Fokus Pada Ekspansi Alfamidi

Midi Fokus Pada Ekspansi Alfamidi

PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) hanya akan fokus untuk melakukan ekspansi gerai Alfamidi sepanjang tahun ini. Kontribusi pendapatan Alfamidi terhadap perseroan masih cukup besar. Pada tahun 2015 perseroan menargetkan bisa membuka 180 gerai baru pada tahun 2015. Seluruh gerai baru tersebut akan dibuka di beberapa wilayah seperti Medan, Bitung, Bekasi, Jogjakarta, Surabaya, Samarinda, dan Makasar.

Ini berarti hingga tahun ini, komposisi Alfamidi mayoritas masih akan berada di Pulau Jawa sebesar 60% dan 40% sisanya berada di luar Pulau Jawa. Sementara hingga akhir tahun lalu komposisi gerai milik MIDI sebesar 77% berada di Jawa dan 23% berada di luar Jawa.

Hingga kuartal I, MIDI telah berhasil membuka 48 gerai baru. Ini berarti hingga akhir tahun perseroan akan berusaha untuk membuka 172 gerai baru. Dana investasi untuk pembukaan satu gerai baru mencapai Rp 4 miliar. Dengan begitu, hingga kuartal I 2014 perseroan telah mengeluarkan dana investasi hingga mencapai Rp 192 miliar.

Sementara itu, untuk gerai Lawson sendiri, pada tahun ini, perseroan belum berencana untuk melakukan pembukaan gerai Lawson baru. Perseroan hanya akan fokus untuk mengembangkan gerai-gerai yang ada di Jabotabek. Sedangkan hingga kuartal I, perseroan harus menutup satu gerai di Bandung karena memiliki kinerja yang kurang bagus, sehingga jumlah gerai Lawson per akhir Maret 2015 hanya sebanyak 48 gerai.

Selain menutup gerai Lawson, MIDI pun harus menutup seluruh gerai Alfaexpress yang berjumlah 33 gerai per akhir tahun 2014. Suantopo bilang penutupan gerai Alfaexpress dilakukan agar tidak tumbang tindih dengan Lawson. Pasalnya Alfaexpress dan Lawson memiliki bisnis yang sama di bidang convinience storeatau minimarket dengan cafe.

Penutupan gerai Alfaexpress dan Lawson sendiri sudah dimulai sejak 2014, perseroan tercatat telah menutup 37 gerai Alfaexpress dan 13 gerai Lawson pada tahun lalu. Penutupan gerai Alfaexpress dan Lawson tidak mempengaruhi pendapatan perseroan. Pasalnya, kontribusi pendapatan perseroan mayoritas didapat dari Alfamidi. Alfaexpress dan Lawson hanya menyumbang sebesar 5,8% terhadap pendapatan perseroan pada tahun 2014.

Perseroan juga pada tahun ini membuka satu kantor cabang baru di Jogjakarta dengan luasan 1800 meter persegi. Kantor cabang baru yang resmi dibuka pada April 2015 tersebut akan mendistribusikan wilayah Jogjakarta dan Jawa Tengah atau melingkupi 50-60 gerai. Total dana investasi untuk pembukaan cabang baru tersebut mencapai Rp 10 miliar.

Source http://industri.kontan.co.id/ https://industri.kontan.co.id/news/midi-hanya-akan-fokus-pada-ekspansi-alfamidi
Comments
Loading...