Muji Asih, Perempuan Tangguh Dibalik Bisnis Ayam Gepuk Bang Satria

Muji Asih, Perempuan Tangguh Dibalik Bisnis Ayam Gepuk Bang Satria

Ayam Gepuk BANG SATria merupakan salah satu bisnis kemitraan yang baru akan berkembang dan siap bersaing di industri kuliner tanah air. Di Januari 2019 nanti, usia bisnis ini genap satu tahun. Tiga cabang yang tersebar dan 3 lagi yang rencananya akan buka di area Jakarta merupakan bukti kalau Ayam Gepuk BANG SATria mulai menunjukan eksistensinya di industri waralaba.

Bisnis Ayam Gepuk BANG SATria, tak lepas dari sosok yang ada di baliknya yakni Muji Asih. Perempuan yang akrab disapa Asih ini adalah sosok yang menahkodai bisnis Ayam Gepuk BANG SATria. Terlahir dari keluarga seorang pengusaha, jiwanya pun tergerak untuk mengikuti jejak orang tua.

Sebelum memutuskan untuk terjun ke bisnis kuliner, perempuan kelahiran Sragen 42 tahun silam itu juga sempat mencoba peruntungan melalui bisnis batik dan juga refleksi. Dengan berbekal pendidikan Diploma Tiga Perbankan, Asih pun mantap menjalankan bisnis kuliner bersama suami tercinta. Suka masak adalah alasan utama Asih memilih bisnis ini. Dia juga menganggap seni memasak adalah kreativitas taste yang harus dikembangkan dan bermanfaat untuk oranglain.

Saat ini, Asih dan suaminya tengah menjalankan beberapa bisnis. Selain bisnis kuliner Ayam Gepuk BANG SATria, mereka juga punya bisnis baja ringan. Dimana saat ini sudah ada dua outlet yang tersebar di Kabupaten Pemalang.

Saat ditanya apa ada rencana untuk buka bisnis baru selain baja ringan dan Ayam Gepuk Bang SATria? Asih maupun suaminya masih menutup informasinya rapat-rapat. Menurutnya, dia dan suami fokus untuk mengejar target hingga 100 outlet Ayam Gepuk BANG SATria di tahun depan.

Asih menganggap, bisnis yang di miliki adalah nikmat Tuhan yang harus disyukuri, do by heart prinsipnya nikmati prosesnya mengenai hasil kita serahkan sama Allah SWT. Salah satu wujud syukur yang dilakukan adalah dengan berbagi kepada sesama umat manusia, misalnya seperti mengadakan santunan anak yatim dan semacamnya.

Di akhir wawancara, Asih memberikan sedikit kesimpulan. Menurut dia, untuk menjadi seorang entrepreneur bisa dari sisi mana saja, sesuai dengan perkembangan global saat ini. Dia juga berharap, kehadiran digital saat ini harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Source bisniswaralaba.id
Comments
Loading...