Panorama Pertajam Strategi Hadapi Tekanan Ekonomi

Panorama Pertajam Strategi Hadapi Tekanan Ekonomi

PT Panorama Sentrawisata Tbk dalam menghadapi tekanan ekonomi saat ini. Justru melihatnya sebagai momentum yang tepat untuk mempertajam strategi bisnis dan bekerja lebih kreatif. Menguatnya nilai dolar AS terhadap beberapa mata uang termasuk Indonesia. Justru terlihat sebagai peluang yang menguntungkan bagi mereka.

Bagi pilar usaha inbound perseroan, menguatnya nilai dolar AS serta penambahan negara-negara bebas visa menjadi 92 negara. Serta gejolak politik Malaysia dan faktor keamanan di Thailand menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata yang sangat murah, mudah, dan aman untuk dikunjungi.

Untuk pilar usaha travel dan leisure (outbound), kata Rama, Perseroan melalui beberapa merek usaha, di antaranya Panorama Tours, Tur EZ, Chan Brothers Indonesia. Mengatur strategi dengan fokus menjual paket tur ke negara-negara yang juga mengalami penurunan nilai mata uang. Terhadap dolar AS seperti Eropa, Australia, Turki, Korea dan Tiongkok sehingga bujet berlibur tetap terjangkau.

Yang unik dari orang Indonesia, ujarnya, penguatan dolar AS tidak menurunkan animo untuk berlibur tapi lebih kepada wait and see. Dikarenakan perubahan nilai kurs yang mendadak serta dampak psikologis dari penerapan harga jual dengan menggunakan mata uang rupiah.

Pihaknya mengalami peningkatan penjualan sebesar 30 persen untuk keberangkatan low season (September–November 2015). Atas dasar tersebut, pihaknya tidak segan untuk menambah anggaran promosi. Mengadakan pameran travel fair tunggal, “The World of Panorama”. Guna menjaring pendapatan dari penjualan paket wisata akhir tahun.

Sedangkan untuk pilar usaha media, melalui anak usaha PT Reed Panorama Exhibition (RPE), menjalankan lebih dari 10 exhibition akbar di tahun 2015. Seperti Megabuild, Keramika, Indonesia Maritime Expo, Indonesia Comic Con, dan yang akan segera berlansung dalam waktu dekat adalah Franchise License Expo Indonesia. Telah mempertemukan 150.000 pengunjung dengan 1.500 exhibitior setiap tahunnya.

Untuk memenuhi demand serta target penjualan, tahun depan RPE akan terus menambah jumlah exhibition baru. Di sisi lain, pilar usaha transportasi, yang baru saja berganti nama menjadi PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (White Horse). Akan tetap berfokus pada kekuatan lini bisnis yaitu penyewaan bus pariwisata, penyewaan mobil, taksi, dan city-shuttle services. Baik dalam hal peningkatan kualitas pelayanan maupun pengembangan pasar baru.

Hingga akhir tahun, Panorama melalui strategi-strategi di atas dan didukung dengan sinergi antar pilar usaha, optimistis dapat meningkatkan pendapatan sebesar 10-15 persen untuk tahun 2015 dibanding tahun lalu.

Source http://www.beritasatu.com/ http://www.beritasatu.com/ekonomi/303904-panorama-pertajam-strategi-hadapi-tekanan-ekonomi.html
Comments
Loading...