Peluang Bisnis Makanan Pedas

Peluang Bisnis Makanan Pedas

Antrean driver ojek online terlihat di gerai Makaroni Ngehe cabang Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa lalu. Para pegawai sibuk mondar-mandir melayani pesanan. Padahal, hari itu masih pagi betul, baru jam 09.00 WIB.

Makaroni Ngehe kini memang jadi camilan warga Ibu Kota. Di kantor, rasa kantuk bisa hilang dengan keriuk makaroni yang rasanya pedas, bahkan ada level rasa yang paling pedas. Bisa bikin mata melek dan segar membuat makanan ini digandrungi, terutama mereka kaum milenial.

Bisnis makanan pedas seperti Makaroni Ngehe mungkin sebelumnya dipandang sebelah mata, hanya menghasilkan recehan semata. Bisnis ini benar-benar menjanjikan, pasarnya anak muda milenial yang terkenal royal.

Pada masa awal berdiri di tahun 2013, Makaroni Ngehe hanya punya satu gerai di dekat kampus Binus Anggrek, Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang omzetnya tidak seberapa. Sekarang, Makaroni ini punya puluhan gerai dengan omzet mencapai miliaran rupiah setiap bulan.

Jualan makanan pedas sebenarnya sudah ada sejak lama. Tapi mulai menjelma menjadi bisnis gurih setelah dikemas dengan sedemikian rupa. Pengemasan yang menarik, sampai pola pemasaran yang kekinian dengan memanfaatkan teknologi.

Maicih yang pertama kali mengubah nasib makanan pedas dari awalnya dijual di pinggiran jalan, kini dijajakan di waralaba modern. Maicih pertama lahir pada 2010, dengan menjual keripik dari level 1 yang pedasnya biasa saja, sampai level 10 yang pedasnya paling ‘seu hah’.

Penggemarnya banyak. Lokasi penjualan yang berpindah-pindah dengan memberikan informasi melalui Twitter, membuat Maicih bikin penasaran. Pada 2011 di Jalan Braga Bandung, antrean sempat mengular hanya untuk membeli keripik yang logonya gambar nenek-nenek ini.

Kini, Maicih bisa dengan mudah ditemui di gerai waralaba. Misalnya di gerai Alfamart Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Menurut salah seorang penjaga, produk keripik Maicih tak pernah lama bertengger di rak barang. Pembelinya dari mulai anak-anak hingga kalangan dewasa.

Saat pertama kali berdiri, omzet keripik Maicih hanya ratusan juta, kemudian naik signifikan pada 2011 menjadi sekitar Rp 3 miliar. Saat ini, omzet keripik yang diprakarsai Reza Nurhilman alias Axl ini mencapai puluhan miliar.

Source https://kumparan.com/ https://kumparan.com/@kumparanbisnis/bisnis-makanan-pedas-dari-recehan-jadi-miliaran-27431110790554705
Comments
Loading...