Peluang Usaha Ikki Bento

Peluang Usaha Ikki Bento

Pelaku usaha bento lainnya adalah Abri Mada dari Bekasi,  Jawa Barat. Dia telah membuka Ikki Bento, sejak 2005. Sementara, penawaran kemitraan Ikki Bento baru dimulai pada tahun 2010 lalu. Menurut Abri, perkembangan bisnisnya saat ini masih stagnan.

Ia tidak memiliki gerai sendiri, hanya fokus pada mitra waralabanya saja. Namun, hal yang memang sangat dirasakan oleh Abri adalah turunnya daya beli masyarakat di tahun 2018. Selain itu, harga bahan baku pembuatan bento juga mengalami kenaikan.

Sepanjang tahun 2018 ini tak ada penambahan gerai baru. Tahun 2017, Ikki Bento sudah mempunyai lima unit gerai. Semuanya merupakan milik mitra. Menurut penilaian Abri, gerai mitranya yang paling stabil berada di Kudus, Jawa Tengah. Perolehan omzet yang dihasilkan pun dinilai bagus.

Sekarang ia lebih selektif dalam memilih mitra. Ia akan memilih mitra yang memiliki lokasi yang strategis untuk berjualan. Selain itu, dia juga mengutamakan mitra  yang punya kemauan berbisnis yang kuat. Dalam sistem kerjasama dengan mitra, bahan baku bento dan sumber daya manusia (manajemennya), menu, koki, alur penjualan, dan sisi market, berasal dari Abri. Ia akan melakukan pendampingan kepada mitranya.

Perhitungan balik modal mitra dalam waktu sekitar setahun. Perkiraan ini berlaku jika gerai mitra bisa memperoleh omzet Rp 4 juta-Rp 5 juta sehari. Jika perolehan omzet di bawah kisaran itu, kemungkinan balik modal bisa dicapai dalam waktu tiga hingga empat tahun.

Harga tiap menu bento tiap mitra berbeda-beda, tergantung daya beli konsumen dan lokasi. Namun, rata-rata harga menunya berkisar Rp 20.000-Rp 35.000. Paket investasi yang ditawar Ikki Bento masih sama. Yakni, paket senilai Rp 75 juta dengan konsep resto.

Selain mengubah sistem kemitraan, Abri juga menambah varian menu Ikki Bento. Yang tadinya hanya menjual bento, kini Ikki Bento juga menjual menu khas Jepang lain, seperti ramen, sushi dan udon. Aneka menu tersebut dibanderol mulai Rp 15.000-Rp 45.000 per porsi.

Rata-rata tiap mitra bisa mengantongi omzet hingga Rp 1 juta sampai Rp 6 juta sehari, tergantung tempat mereka berjualan. Menurut Abri, dalam menjalin kemitraan, kendala yang dihadapi ada pada sumber daya manusianya.

Kadang mitra yang berjualan juga punya pekerjaan selain dari bisnis bento sendiri. Untuk rencana pada tahun 2019, Abri ingin membuat restoran japanese foodselain yang sudah ada di tahun 2018. Namun, dia belum menyebutkan konsep seperti apa yang ditawarkan japanese food tersebut.

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/news/masih-ada-peluang-berbisnis-bento?page=3
Comments
Loading...