Peluang Usaha Martabak Bolu Suka-Suka

Peluang Usaha Martabak Bolu Suka-Suka

Martabak termasuk salah satu kudapan yang digemari di Indonesia. Gerai penjual martabak menjamur dimana-mana, di pinggir jalan hingga pusat perbelanjaan. Meski pemainnya cukup banyak, peluang usaha ini terus ada.

Salah satu pemainnya, Rum Ali yang mendirikan usaha Martabak Bolu Suka-Suka di Bandung pada 2010. Supaya punya cita rasa beda, ia berinovasi membuat adonan seperti adonan bolu. Tekstur martabak ini lebih empuk dibanding martabak biasa dan pori-porinya lebih kecil, tidak terlalu berminyak dan dapat bertahan selama tiga hari.

Martabak bolu ini menyajikan banyak variasi isi, seperti cokelat, keju, blueberry, daging sapi asap dan abon. Satu porsi Rp 15.000 – Rp 40.000, tergantung isi. Ali menawarkan kerjasama kemitraan sejak 2011. Saat ini, sudah ada tujuh gerai Martabak Bolu yang tersebar di Bandung, Jakarta, Tangerang, dan Semarang.

Rinciannya, satu gerai pusat, dan sisanya kepunyaan mitra. Ali mengemas paket kerjasama senilai Rp 125 juta. Paket itu terdiri dari peralatan masak, meja dan kursi, pelatihan pembuatan martabak, kaos, serta bahan baku martabak untuk keperluan selama sebulan.

Biaya tersebut belum termasuk franchise fee selama lima tahun. Untuk gerai sejenis ruko dikutip biaya franchise Rp 40 juta. Sedang jika mitra membuka gerai di mal, besaran franchise fee Rp 70 juta. Kalau di mal, pendapatan mitra bisa tiga kali lipat dari ruko.

Satu gerai bisa meraup omzet sekitar Rp 24 juta hingga Rp 30 juta per bulan. Dengan keuntungan bersih mencapai 30%, mitra ditargetkan bisa balik modal dalam waktu 17 bulan hingga 22 bulan. Pihak pusat tidak mengutip biaya royalti. Mitra wajib membeli bahan baku dari pusat. Meski tidak memastikan target penambahan gerai, namun Ali berambisi menggaet mitra baru, terutama di luar kota Bandung, seperti Bali, Surabaya, serta Solo.

Bisnis kuliner memang selalu menarik. Apalagi martabak sudah akrab di lidah masyarakat kita. Pemilik usaha harus konsiten mempertahankan kualitas rasa produk, supaya bisa menggaet pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan lama. Selain itu, pemilik usaha pun harus rajin menciptakan  varian rasa baru. Dengan begitu, pelanggan tidak cepat bosan.

Biaya kemitraan dan target balik modal yang ditawarkan Martabak Bolu Suka-Suka terbilang wajar dan masuk akal. Target tersebut bisa tercapai, jika mitra konsisten mempertahankan rasa dan menciptakan diferensiasi rasa produk.

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/news/empuk-laba-bisnis-martabak-bolu
Comments
Loading...