Peluang Usaha Mie Ayam Solo Kinasih

Peluang Usaha Mie Ayam Solo Kinasih

Mie Ayam Solo Kinasih mulai eksis dan dikenal warga Cempaka Putih Barat Jakarta Sejak tahun 1995 hingga sekarang. Meski hanya KELAS ANGKRINGAN / GEROBAKAN, omzet penjualannya bisa mencapai rata-rata 80 porsi / hari. Usaha makanan yang cukup Profitable.

Mie Ayam Solo Kinasih mengajak peluang kerjasama usaha melalui konsep Mitralaba Mitrakelola. Apalagi kalau bukan karena prospek pasarnya yang masih luas. Makanan mie di Indonesia masih menduduki pilihan utama jajanan favorit.

Digemari kalangan tua dan muda, terlebih kaum remaja. Rasanya tidak berlebihan kalau penganan mie menjadi makanan pokok ke-2 setelah nasi. Ini ide bagus jika kita bisa mengambil usaha Mie ayam sebagai ladang bisnis yang potensial untuk terus digali.

Mie Ayam Solo Kinasih

  • Produk mie bukan produk makanan yang bersifat tren / musiman
  • Produk mie merupakan “makanan pokok” setelah nasi
  • Produk mie dikenal eksistensinya sejak lama dan digemari tua muda
  • Set-Up produksi yang mudah dan fleksibel dengan beragam varian menu
  • Pasar yang masih tumbuh dengan tingkat BEP yang relatif cepat
  • Sangat cocok bagi yang belum pernah berbisnis karena resiko kerugian minim
  • Memberikan alternatif beberapa bahan baku yang dapat di buat sendiri dengan harga murah, mudah didapat dan diolah
  • Harga jual dapat disesuaikan dengan potensi pasar

Mie Ayam Solo Kinasih

  1. Ukuran dan desain gerobak ( bila dibutuhkan ) dapat dipilih sesuai keinginan
  2. Dengan adanya visi saling memberdayakan, Mie ayam Solo Kinasih akan mengajarkan bagaimana menjalankan usaha dari pertama hingga akhir
  3. Mie ayam Solo Kinasih akan membantu dalam pengembangan usaha, varian produk dan promosi

Hak & Kewajiban

Principal ( Komunitas Bangun Mandiri )

Kewajiban
  • Memberikan pelatihan Set-Up Produksi mitralaba cabang
  • Pengembangan variasi produk sesuai kebutuhan pasar mitralaba cabang
  • Melakukan kontrol kualitas dan kehalalan produk mitralaba cabang
  • Melakukan kegiatan promosi terpusat untuk promosi seluruh mitralaba cabang
  • Melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM seluruh mitralaba cabang
  • Dukungan bahan baku / bahan jadi bila diperlukan
Hak
  • Memperoleh Revenue Sharing 5 % ( KBM Development Fee ) dari total omzet penjualan Cabang Outlet Mitralaba setiap bulan
  • Memperoleh Revenue Sharing 2,5 % ( KBM Development Fee ) dari total omzet penjualan Cabang Sub Outlet Mitralaba setiap bulan

Mitra Cabang

Kewajiban
  • Membayar seluruh biaya pelatihan IHT Set-Up Produksi
  • Melaporkan realisasi total omzet penjualan mingguan setiap minggunya, dan alokasi KBM Development Fee yang waktu pembayarannya berdasarkan kesepakatan
  • Menggunakan logo dan merek Mie Ayam Solo Kinasih
  • Menyediakan peralatan-perlengkapan untuk operasional usaha
  • Menjaga kualitas dan kehalalan bahan-bahan produk
Hak
  • Memperoleh Revenue Sharing sebesar 95 % dari total omzet penjualan setiap bulannya
  • Memperoleh Revenue Sharing sebesar 97,5 % dari total omzet penjualan Cabang Sub Outlet Mitralaba yang dikembangkannya
  • Pengembangan varian produk sesuai kebutuhan pasar di masing-masing cabang outlet dan sub outlet mitralaba
  • Mendapatkan program pembinaan UMKM dalam bentuk pelatihan-pelatihan Softskill-Hardskill yang diselenggarakan pusat
  • Mendapatkan promosi mitralaba cabang yang dilakukan oleh pusat
Source http://infowaralaba.co.id/ http://infowaralaba.co.id/franchise-71-mie-ayam-solo-kinasih.html
Comments
Loading...