Peluang Usaha Waralaba Kedai Susu Mimi Cucu

Usaha Waralaba Kedai Susu Mimi Cucu

Membuat sesuatu yang beda menjadi nilai lebih dari suatu usaha merupakan konsep usaha yang diusung pasangan suami istri Dhinanda Bayu Kresnapati dan Paramitha Ardhana Reswari menjalankan usaha kedai susunya. Mengambil lokasi di Jl. Lodaya No. 69, Bogor, Jawa Barat, Bayu dan Mitha mencoba membangun usaha kedai susu Mimi Cucu dengan keunikan dalam penyajiannya.

Kedai Mimi Cucu menawarkan berbagai varian rasa susu segar dan fusion food sebagai menu pendampingnya. Untuk membedakan dengan usaha sejenis, konsumen akan merasakan sensasi minum susu dari botol susu lengkap dengan dotnya. Konsep minum susu di botol dengan dot bayi ini hanya untuk anak kecil, tapi banyak orang dewasa yang juga tertarik merasakan sensasi masa kecil.

Jika usaha kedai susu dimulai dari usaha gerobakan yang mangkal di kedai Surabi Duren Jalan Sukasari 1 Bogor. Ide berjualan dengan gerobak selain meminimalisir modal, juga terinspirasi dengan pedagang susu gerobakkan di Bandung, Jawa Barat. Modalnya dengan gerobk hanya Rp 300 ribu, yang semuanya digunakan untuk beli bahan baku, sedangkan gerobak menyewa dari teman.

Walaupun berkonsep gerobakan dan dengan menu terbatas, namun peminat minuman susu buatannya sangat besar. Hal ini terlihat dari respons konsumen yang terus meningkat. Awalnya hanya menjual kurang dari 50 gelas/ tiap hari bertambah menjadi 100 gelas terutama di hari-hari libur.

Meski laris, Bayu mengakui harus menutup usahanya selama enam bulan usahanya berjalan. Karena tempat mangkalnya tergusur pembangunan yang membuatnya kesulitan mencari tempat mangkal baru menjadi alasan pria yang baru menginjak usia 25 tahun ini menutup usahanya.

Patah semangat tentu dirasakannya kala itu. Bagaimana tidak, usaha yang sudah di bangun dengan jerih payanya ini harus tutup begitu saja. Namun di tengah keputusasaannya Bayu bersyukur memiliki seorang mitra yang saat ini telah menjadi istrinya. Mitha terus memberi dorongan dan dukungan Bayu membangun kembali usahanya. Bermodalkan semangat dari istri dan tulang punggung keluarga, makanya Bayu mencari tempat baru untuk usahanya.

Benar saja, semangat yang dibangunnya berbuah manis hingga ia mendapatkan tempat usaha di kawasan Lodaya yang dikenal salah satu tempat kuliner di Bogor. Untuk membangun kembali usahanya modal yang dikeluarkan cukup besar Rp 60 juta, hal ini karena belajar dari kegagalan sebelumnya berjualan di tempat lahan milik orang lain

Bayu menyajikan konsep kedai dengan desain simple dengan hiasan beberapa gambar serta tulisan di dinding kedainya. Begitu juga dengan desain meja dan empat bangku pengunjung yang terbuat dari besi. “Jika dulu jumlah meja kita terbatas lahan, sekarang kami memiliki 17 meja pengunjung (1 meja dengan 4 kursi),” ungkapnya.

Begitu juga dengan menu yang ditawarkan. Jika sebelumnya hanya menawarkan hanya beberapa menu susu, lain halnya dengan saat ini. Selain menu aneka macam susu segar juga terdapat menu Nasi Goreng, Mie Rebus, Ketan Susu, aneka Roti Bakar, Risoles, Puding dan masih banyak lagi yang lainnya. Kedai Mimi Cucu buka setiap hari dari pukul 10:00 – 22: 00 WIB.

Untuk sajian utama, disajikan 20 varian menu susu seperti Susu Cokelat, Tiramisu, Choco Chip, Matcha Green Tea, Mint dan aneka rasa buah.  “Untuk harga susu mulai dari Rp 6 ribu sampai Rp 11 ribu, sedangkan untuk harga aneka makanan mulai dari Rp 3 ribu – Rp 15 ribu. Sangat cocok untuk teman-teman pelajar dan mahasiswa.

Agar pelanggan tak cepat bosan tiap bulan selalu ada menu baru yang ditawarkan di Kedai Mimi Cucu. Soal menu, Kedai Mimi Cucu membuka pada siapa pun untuk bergabung dengan sistem “Sistem Sumbang Menu”. Yang dimaksud sumbang menu ini saya mengajak teman-temannya untuk bergabung di Kedai Mimi Cucu dengan menyumbangkan menu kreatifnya.

Prospek dan Kendala Usaha

Dengan segala keunikan dan inovasi yang dijalankannya, Bayu mengakui jika usaha yang digelutinya saat ini sangat menjanjikan. Hal ini dapat dilihat dari total omset yang di dapat tak kurang dari Rp 3 juta tiap harinya atau sama dengan Rp 90 juta dalam sebulannya. Bahkan omset tersebut diakui Bayu dapat bertambah pada momen-momen tertentu seperti pada hari-hari libur nasional. Untuk pengeluaran operasional dari omset tersebut rata-rata 30% yang salah satunya digunakan untuk mengaji 17 orang karyawan.

Namun meski memiliki prospek usaha yang bagus, kedai susu yang memiliki taglen “You are never too old to mimi cucu” diakui Bayu masih ada beberapa kendala, seperti karyawan yang masih keluar masuk dan juga sulitnya mencari tenaga terampil siap pakai. Selain itu kendala lain yang juga menghambat usahanya saat ini banyaknya bermunculan kedai-kedai susu terutama gerobakan yang muncul dengan nama brand mereka. Untuk mengatasi kendala tersebut Bayu mengakui akan lebih selektif dan kreatif menarik konsumen.  

Contoh Kedai Mimi Cucu

Info Lebih Lanjut

Kedai Mimi Cucu
Alamat : Jl. Lodaya No. 69, Bogor, Jawa Barat
Twitter: @KEDAI_MIMICUCU
Facebook dan Instagram : MIMICUCU

Source Waralaba Kedai Mimi cucu Kedai Mimi Cucu
Comments
Loading...