Peluang Usaha Waralaba Soto

Peluang Usaha Waralaba Soto

Selain nasi goreng, rendang atau sate, soto merupakan salah satu kuliner lokal yang banyak penggemarnya. Makanan berkuah isi daging sapi atau ayam ini kerap kita jumpai di sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan setiap daerah punya soto rasa khas daerah masing-masing.

Tak heran bila Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) lagi menyiapkan makanan soto menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia yang mendunia. Seperti nasi goreng, rendang atau sate yang menjadi salah satu makanan terenak di dunia versi CNN.

 

Pengamat waralaba Djoko Kurniawan menilai bisnis soto masih menjanjikan dan cukup laku, lantaran menjadi salah satu menu makanan yang paling umum di Indonesia. Di banyak tempat, makanan yang satu ini gampang ditemukan.

Saat ada tawaran kemitraan gerai makan seperti itu, tentu harus ada yang berbeda dibanding menu sejenis di tempat lain. Hal ini mirip saat muncul Pecel Lele Lela. Dahulu cuma ada Pecel Lele pinggir jalan. Sekarang soto pun sudah banyak. Jadi harus kreatif.

Djoko menyarankan kemitraan soto mulai membidik anak muda, karena anak muda jarang makan soto. Mereka menilai soto merupakan makanan orang tua. Sama halnya dengan makanan lemper. Saat ini banyak toko ritel menjual onigiri dan laku. Padahal itu itu sama saja dengan lemper.

Konsep pemasaran harus dikemas semenarik mungkin. Ia memberi contoh, bila hendak menyasar orang tua maka bisa mengusung konsep soto sehat. Begitu pun bila menyasar anak muda maka tawarkan apa yang disukai anak muda. Soto biasanya, taburannya kalau tidak daging ayam atau daging sapi. Perlu ada tawaran memakai sosis, bakso, maupun mozarela. Ini yang anak muda sukai.

Selain itu perlu ada standardisasi untuk produk soto. Misal dalam hal bahan baku bumbu. Selama ini, mitra selalu mendapatkan bumbu mentah. Ada baiknya bumbu sudah setengah jadi, sehingga mitra cukup menyelesaikan tahap akhir saja. Selain itu yang tidak kalah penting adalah standar pelayanan dan perlu pegawai cekatan.

Source Peluang Usaha Waralaba Soto Harum aroma soto masih menggoda
Comments
Loading...