Peluang Usaha Warnet Multiplus

Peluang Usaha Warnet Multiplus

Dalam era keterbukaan informasi, kehadiran internet mutlak untuk mempermudah dan menunjang pelbagai pekerjaan dan kegiatan. Warung internet alias warnet terus bermunculan terutama di kota-kota besar semacam Jakarta dan Surabaya.

Jaringan warnet ada yang tumbuh melalui sistem waralaba, yang dalam beberapa tahun terakhir terus bermunculan, meski jumlah pertambahan gerai boleh dibilang tidak terlalu signifikan. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi dan kebutuhan orang untuk berselancar di dunia maya, waralaba jaringan internet masih cukup punya prospektif. Apalagi, bermain internet bukan monopoli orang berduit saja. Yang berkantong pas-pasan pun tetap bisa menikmati teknologi ini dengan datang ke warnet.

Multiplus merupakan jaringan internet dengan format pusat layanan bisnis aliasbusiness service center. Bisnis tersebut satu paket dengan setidaknya 10 usaha lainnya, seperti warung telekomunikasi (wartel), benda-benda pos, jasa pengiriman, fotokopi, sewa kotak surat, biro iklan, hingga penjualan alat tulis dan tiket pesawat terbang.

Mulai beroperasi pada 1999 lalu di daerah Karawaci, Tangerang, saat ini Multiplus memiliki 72 gerai yang tersebar di 17 kota di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut menurun dibandingkan 2007 yang mencapai 85 gerai.

Penyusutan jumlah gerai tersebut bukan lantaran tutup. Tapi, Multiplus memberikan kebebasan kepada mitranya untuk membuat merek dagang sendiri setelah kontrak kerjasama berakhir. Jadi, dapat dikatakan manajemen memberikan pembelajaran manajemen pengelolaan di usaha ini. Jumlah gerai Multiplus berkurang karena ada mitra yang pisah kongsi setelah kerjasama berakhir dengan membuat merek sendiri.

Permintaan untuk menjadi mitra tidak sebanyak pada 2004-2005 lalu. Saat ini, gerai mitra bisa menyediakan 20 komputer. Akibat minat berbisnis warnet yang sedikit menurun, kini Multiplus hanya menyiapkan 10 komputer saja.

Saat ini, kontribusi warung internet terhadap total omzet gerai Multiplus kurang dari 20%. Usaha percetakan dan fotokopi memberi sumbangan paling besar dari sisi pendapatan Multiplus. Sementara itu, usaha wartel sudah dicoret sejak 2007.

Paket investasi waralaba yang ditawarkan Multiplus sekarang sekitar Rp 450 juta-Rp 500 juta. Nilai tersebut sudah termasuk franchise fee selama 5 tahun dan peralatan. Omzet yang bisa dikantongi tiap gerai mencapai Rp 60 juta- Rp 100 juta per bulan. Tergantung dari lokasi dan kawasan yang dipilih oleh mitra.

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/news/bisnis-warnet-masih-tetap-prospektif-1
Comments
Loading...