Peritel Asing Terpikat Kelas Menengah Indonesia

Peritel Asing Terpikat Kelas Menengah Indonesia

Serbuan” peritel asing ke Indonesia selama beberapa tahun terakhir diindikasikan. Karena terjadi lonjakan kelas menengah di Indonesia yang juga menaikkan tingkat konsumsi di Tanah Air. Semakin bertumbuhnya jumlah konsumen kelas menengah telah menjadi faktor utama. Banyaknya pembukaan toko ritel di Indonesia, termasuk peritel asing.

Terdapat peritel asing yang besar yang telah terkenal di negaranya masing-masing melihat Indonesia sebagai sebuah pasar yang akan sangat penting bagi mereka. “Departement store” asal Prancis, Gallery La Fayette, akan membuka tokonya di Pacific Place Mall Jakarta pada kuartal kedua 2013.

Pada saat yang bersamaan, lanjutnya, peritel fesyen asal Taiwan, IROO, juga akan membuka tokonya yang pertama kali di Indonesia. Selain itu, Central Department Store asal Thailand juga akan membuka toko di Grand Indoensia pada sekitar Mei 2013.

Tidak hanya “department store” dan fesyen, peritel dalam jasa pusat kebugaran (“fitness center”). Fitness First asal Inggris Raya juga mengekspansi di Indonesia, yaitu di Lippo Mall Kemang (2012) dan Pejaten Village (awal 2013), serta St Moritz (akhir 2013).

Peritel asing yang akan “menyerbu” Indonesia adalah seperti Uniqlo (Jepang) yang menjual pakaian dan aksesoris, serta Penshoppe (Filipina) yang menjual pakaian santai sehari-hari (“casual-wear”). Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar di Surabaya, Jumat (22/3), meyakini Indonesia adalah pasar “empuk” bagi sejumlah waralaba asing.

Tingkat pertumbuhan jumlah waralaba asing, kata dia, dapat mencapai antara 6-7 persen per tahun. Hal tersebut dinilai melampaui pertumbuhan waralaba lokal yang hanya 2 persen. Pertumbuhan jumlah waralaba lokal juga lebih rendah jika dibanding dengan jumlah pengusaha ‘business opportunity’ yang sering dianggap masyarakat sebagai waralaba yang pertumbuhannya mencapai 8 persen tiap tahun.

Source http://www.beritasatu.com/ http://www.beritasatu.com/forum-bisnis/108330-peritel-asing-terpikat-kelas-menengah-indonesia.html
Comments
Loading...