Pertarungan Indomaret Vs Alfamart

Pertarungan Indomaret Vs Alfamart

Setiap ada Indomaret, di sana ada Alfamart. Persaingan dua bisnis ritel raksasa Indonesia ini secara terang-terangan bersaing di negeri ini hingga kepelosok desa. Termasuk di Pulau Garam Madura, Jawa Timur. Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin modern. Lewat sistem waralaba, perusahaan ritel tersebut mudah membuka toko tanpa harus mengeluarkan biaya cukup besar. Akibatnya, outlet Indomaret dan Alfamart kian menjamur.

PT Indomarco Prismatama berdiri sejak 1985 dan empat tahun kemudian mendirikan gerai Indomaret guna meyediakan kebutuhan pokok bagi karyawan. Sejak saat itu, perusahaan mulai memasuki industri ritel guna menyediakan gerai dengan kelengkapan pilihan produk berkualitas, suasana yang nyaman dan harga bersaing.

Sementara itu, PT Sumber Alfaria Trijaya berdiri sejak 1989 dan mulai memasuki sektor ritel pada 1999. Pada 2002, perusahaan baru mulai melakukan ekspansi dengan mengakuisisi 141 toko Alfa Minimart dan mengganti namanya menjadi Alfamart.

Alfamart sebagai perusahaan yang meniru strategi bisnisnya. Bahkan diakuinya, sejumlah karyawan Indomaret pun banyak yang hengkang ke pesaingnya tersebut. Alfamart banyak belajar dari Indomaret dalam mengelola bisnis ritelnya tersebut. Hingga kini, persaingan antara keduanya semakin memanas. Di mana ada Indomaret, di sana ada Alfamart.

Hingga Maret 2014, Indomaret berhasil mengoperasikan 9.096 outlet yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia. Sebanyak 60 persen dimiliki perusahaan dan sisanya dikelola pemilik usaha waralaba. Sejauh ini, lebih dari sembilan ribu outlet Indomaret tersebut telah berdiri di pulau Jawa, Bali, Madura, Kalimantan, Sulawesi dan Lombok.

Masing-masing toko menyediakan lebih dari 4.800 jenis makanan dan kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, hingga akhir Desember, gerai Alfamart di seluruh Indonesia tercatat baru berjumlah 8.557 unit. Rencananya, PT Sumber Alfaria Trijaya menargetkan penambahan 1.000 outlet Alfamart tahun ini.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), pemilik jaringan toko Alfamart mencatatkan laba bersih mencapai Rp 538,35 miliar sepanjang 2013. Laba perseroan naik 11,9% dari pencapaian tahun 2012 sebesar Rp 480,95 miliar.

Sementara PT Indomarco Prismatama yang mengoperasikan Indomaret tercatat berhasil mencetak laba senilai Rp 471,124 miliar sepanjang 2013. Hingga Desember tahun lalu, Indomarco memiliki aset sebesar Rp 10,87 triliun.

Source https://portalmadura.com/ https://portalmadura.com/partarungan-indomaret-vs-alfamart-16128
Comments
Loading...