Pewaralaba Roti Bakar Terapkan Sistem Manajemen dan Kontrol

Pewaralaba Roti Bakar Terapkan Sistem Manajemen dan Kontrol

Djoko Kurniawan, konsultan usaha tidak habis pikir melihat banyak kemitraan usaha roti bakar yang tidak berkembang. Sebab ia menilai potensi bisnis gerai kuliner jadoel tersebut, sebenarnya masih bisa berkembang dengan baik dan tidak harus kehilangan pasar.

Caranya memang tidak mudah. Para pebisnis tidak boleh berpangku tangan saja. Tentu, perlu ada upaya untuk bisa membalikkan nasib. Ia pun setuju kalau para pebisnis harus tegas menerapkan manajemen modern, seperti melakukan sistem operasi prosedur terhadap pengoperasian usaha tersebut.

Mereka juga tak boleh melupakan pengawasan yang ketat terhadap bahan baku dan kualitas roti bakar. Sebab faktor tersebut menjadi kunci di bisnis kuliner, termasuk juga roti bakar. Tanpa sistem manajemen dan pengawasan yang ketat, maka bakal timbul kendala yang besar ketika bisnis tersebut mulai tumbuh.

Artinya mulai banyak gerai cabang atau milik mitra dan tersebar di daerah yang berbeda-beda. Djoko juga mengkritisi kalau ada pebisnis yang tutup gara-gara persoalan tenaga kerja. Justru tenaga kerja jadi satu kesatuan di sistem manajemen.

Artinya, manajemen tenaga kerja ini sudah diterapkan sejak awal, mulai dari perekrutan karyawan dan membuat pelatihan. Dan jangan lupakan pula menerapkan sistem punishment dan reward untuk memotivasi para karyawan. Bila semua langkah tersebut sudah diterapkan oleh para pebisnis, maka ia optimistis, tidak ada bisnis kuliner yang tidak dapat berjalan, termasuk roti bakar.

Source http://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/news/bisnis-roti-bakar-mulai-mendingin?page=4
Comments
Loading...