Presiden Dukung Pengembangan Waralaba

Presiden Dukung Pengembangan Waralaba

Potensi berbisnis dengan skema franchise atau waralaba cukup besar di Indonesia. Selain memiliki pasar domestik yang potensial, Indonesia juga terdiri atas 34 provinsi dan 516 kabupaten/kota. Peluang waralaba pun bisa ditangkap unit-unit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mulai tumbuh dan berkembang.

Hal itu diutarakan Presiden Joko Widodo saat membuka Indonesia Franchise and SME Expo (IFSE) 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, kemarin. Konsep waralaba sebenarnya sangat cocok untuk negara kita. Masyarakat Indonesia sejak lama sudah terbiasa dengan usaha sendiri; membuka warung, membuka toko, dan membuka restoran.

Industri waralaba dan UMKM turut berkontribusi besar dalam menopang perekonomian nasional. UMKM dan waralaba dapat menyerap tenaga kerja di kisaran 70%-80%. Joko Widodo pun meminta usaha lokal yang berkembang di daerah mengadopsi konsep waralaba.

Pasalnya, paket-paket waralaba lazimnya sudah menganut standardisasi dan lebih efisien. Pengusaha lokal dan masyarakat juga bisa menentukan sendiri jenis alat-alat produksi yang digunakan. Joko Widodo berharap waralaba asal Indonesia tidak hanya fokus di pasar domestik, tetapi juga berupaya menembus pasar internasional.

Presiden juga sempat bergurau dengan pelaku bisnis waralaba seperti Odi Anindito dari Coffee Toffee. Punya 160 gerai, dia pasti lebih kaya daripada saya. Saya jago hitung-hitung yang begitu. Joko Widodo pun secara tegas mengingatkan pemenang ketiga kategori waralaba utama itu untuk segera berekspansi ke luar negeri.

Source http://m.mediaindonesia.com/ http://mediaindonesia.com/read/detail/79455-presiden-dukung-pengembangan-waralaba
Comments
Loading...