Prospek Bisnis Waralaba Cerah, Kopi Masih Favorit

Prospek Bisnis Waralaba Cerah, Kopi Masih Favorit

Bisnis Waralaba di Indonesia tengah menggeliat, terlihat dari bertumbuhnya jumlah waralaba Indonesia. Tahun lalu hanya ada 250 bisnis waralaba. Namun pada tahun ini terdapat 450 merek franchise, yang menujukkan respons masyarakat dan pelaku usaha yang bagus.

Ketua Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia Levita Supit mengatakan acara tersebut menandakan bisnis waralaba sangat memiliki prospek positif. Ditambah lagi, kata dia, pemerintah saat ini sudah membangun infrastruktur sehingga sangat mendukung perkembangan waralaba.

Dengan bertambahnya bandara dan pelabuhan yang ada di Indonesia, Levita menilai hal tersebut banyak membuat para pelaku usaha bergairah. Untuk itu banyak pelaku usaha di Indonesia yang mau mengembangkan bisnis waralaba terutama kaum milenial.

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan P Roeslani memastikan pihaknya sangat berkomitmen untuk mendorong terciptanya pengusaha baru. Pameran tersebut dapat memunculkan pelaku usaha waralaba baru di Indonesia. Terutama pelaku usaha yang kreatif dan inovatif serta mampu bersaing di pasar global.

Di dalam bisnis waralaba, kopi juga menjadi produk yang favorit dalam bisnis tersebut. Ketua Umum Asosiasi Kopi Specialty Indonesia A Syafrudin menuturkan kehadiran usaha cafe meningkatkan nilai kopi yang ada saat ini.

Syafrudin menjelaskan kopi yang tadinya hanya sekedar komoditas dapat menjadi karya seni dan gaya hidup. Syafrudin berharap pameran bisnis tersebut dapat mempertemuka semua pebisnis atau pelaku usaha. Dengan begitu juga akan menghasilkan solusi terbaik untuk industri kopi dan waralaba.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti mengatakan transaksi di dalam pamerah tahun sebelumnya dibandingkan 2016 meningkat. Ekspor Indonesia saat ini tidak hanya komoditas namun juga waralaba yang mulai membuka gerai di luar negeri. Untuk itu Tjahya mengharapkan waralaba di Indonesia dapat melebarkan kiprahnya di luar negeri.

Pameran bisnis tersebut digelar mulai 5-7 Oktober 2018 dari pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB dengan tiket masuk Rp60 ribu. Diharapkan, pameran bisnis terbesar di Indonesia tersebut mampu didatangi 20 ribu pengunjung.

Source https://www.wartaekonomi.co.id/ https://www.wartaekonomi.co.id/read198018/prospek-bisnis-waralaba-cerah-kopi-masih-favorit.html
Comments
Loading...