Strategi Ekspansi FamilyMart Disaat Gerai Ritel Berguguran

Strategi Ekspansi FamilyMart Disaat Gerai Ritel Berguguran

Di tengah tren tutupnya sejumlah gerai convenience store. FamilyMart justru terus menambah cabang tokonya. Sampai akhir tahun 2018 ini, merek dagang ritel asal Jepang tersebut menargetkan akan menambah 20 toko baru di area Jabodetabek.

FamilyMart akan mencapai 120 toko di Jabodetabek sampai akhir tahun 2018. FamilyMart mulai hadir sejak 2012, sekarang telah mencapai toko ke-100, ini membuktikan perkembangan bisnis kami yang positif. Hingga akhir tahun ini kami menargetkan 20 toko lagi sehingga total 120 toko di Jabodetabek. Dalam jangka 5 tahun ke depan target 600 toko.

FamilyMart juga telah mengambil alih sejumlah tempat bekas gerai Seven Eleven dan Star Mart. FamilyMart telah men-take over 13 Sevel, dan 49 Star Mart. Ke depannya FamilyMart berencana akan membeli lagi bekas Sevel itu. FamilyMart membukukan growth sebesar dua digit dari tahun lalu dari jumlah toko yang sama.

FamilyMart memiliki pendekatan yang berbeda dengan gerai sejenisnya yang tutup. FamilyMart mengusung fleksibilitas. Produk yang dijual di setiap gerai disesuaikan dengan karakteristik konsumen di area masing-masing.

FamilyMart masih percaya diri karena potensi dalam bisnis ini masih besar terutama di daerah yang memiliki high income. FamilyMart juga baru saja meluncurkan metode pembayaran baru menggunakanT-cash yang bekerja sama dengan Bank BNI.

Waralaba FamilyMart saat ini dimiliki oleh FamilyMart Company Limited dengan jumlah toko lebih dari 20 ribu yang tersebar di Jepang, Tiongkok, Taiwan, Thailand, Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Indonesia. Lisensi FamilyMart di Indonesia dimiliki secara tunggal oleh PT Fajar Mitra Indah.

Source https://kumparan.com/ https://kumparan.com/swaonline/strategi-ekspansi-familymart-di-tengah-tutupnya-gerai-ritel-27431110790538714
Comments
Loading...