Tips Cara Memulai Usaha Makanan Khas Jepang

Tips Cara Memulai Usaha Makanan Khas Jepang

Saat ini budaya luar telah masuk ke Indonesia, salah satunya budaya negara Jepang. Mulai dari pakaian, anime, games dan makanan. Banyak sekali makanan Jepang yang hits dan trendy di kalangan anak muda. Makanan khas Jepang yang paling populer di negara asalnya, dan kini mulai dipopulerkan di Indonesia. Selain cara pengolahannya yang mudah dan cepat, makanan khas Jepang merupakan makanan yang mengenyangkan dan sehat karena Jepang terkenal dengan hasil lautnya.

Peluang usaha yang wajib dijalani, dengan modal kecil dan cara mengolahnya yang mudah merupakan salah satu kelebihan dari bisnis makanan Jepang ini. Lokasi jualan pun mudah dicari karena makanan Jepang bisa dijual di tempat-tempat dengan konsep food truck, atau bisa kita mulai berjualan di depan toko orang lain, atau di depan Alfamart dan Indomart. Balik modal dari bisnis makanan Jepang terbilang sangat cepat hanya membutuhkan waktu 1-2 bulan saja sudah balik modal.

Beberapa Tips Memulai Bisnis Makanan Khas Jepang

1. Rencana atau Planning

Setiap bisnis kita harus memiliki rencana dan rencana. Hal yang amat penting yang harus kita lakukan adalah tentang perencanaan ke depannya, apa yang harus kita lakukan? Bagaimana hingga solusi? Menu apa saja yang akan Anda sajikan? Berapa karyawan yang Anda butuhkan? Tentunya untuk menjawab semua pertanyaan tersebut kita harus membuat sebuah skema atau planning.

2. Modal

Modal merupakan yang yang paling penting ketika hendak membuka sebuah usaha atau bisnis, namun ruang lingkup modal di sini tidak hanya berupa uang atau materi. Defenisi modal di sini mencangkup beberapa hal, yaitu modal nekat, modal pengetahuan, modal skill atau kemampuan, modal jaringan atau relasi, modal keberanian, modal uang, modal bicara dsb. Jadi sebenarnya pengertian modal sangatlah luas.

3. Tempat atau Lokasi

Tempat atau lokasi sangatlah penting untuk dipikirkan karena tempat yang strategis memberi peluang yang sangat bagus untuk kesuksesan. Cari lokasi yang dekat dengan keramaian dan mudah untuk diakses kendaraan, mungkin sebagian tempat atau kios yang disewa lebih murah jika di pedalaman, namun jika lebih kita cermati walau keluar uang agak besar di awal, namun keuntungan juga besar, jika kita pandai memilih tempat.

4. Promosi dan Pemasaran

Setelah kita membuat produk atau toko, tentunya kita juga harus mempromosikan produk kita agar produk kita diketahui oleh banyak orang. Promosikanlah produk melalui online misalkan melalui facebook, twitter, iklan google atau di group-group. Untuk promosi melalui offline sendiri mungkin bisa menggunakan banner atau spanduk, menyebarkan brosur, membuat sticker, beriklan di majalah atau koran dsb. Jadi maksimalkanlah promosi atau pemasaran ini, jangan mudah bosan walaupun pengunjung atau pelanggan sudah ramai.

5. Rasa dan Penampilan

Buatlah produk yang selaras, artinya tatanan dan penampilan sesuai dengan rasanya. Orang-orang sangat suka dengan penampilan yang unik.

6. Perbaiki Pelayanan

Pelayanan yang baik tentu sangat disukai oleh para konsumen. Selalu memperbaiki pelayanan terutama sikap terhadap para konsumen, bersikap ramah, cepat tanggap, sopan dan bisa menghadapi konsumen yang sering komplain adalah sebuah job yang harus selalu dipertahankan untuk membangun reputasi produk bisnis agar lebih baik. Jika dimarahi oleh konsumen semua itu pasti ada yang salah, entah itu konsumen atau dalam pelayanan agar lebih baik.

Source Tips Cara Memulai Usaha Makanan Khas Jepang Makanan Jepang
Comments
Loading...