Tips Meningkatkan Kenyamanan Pelanggan Untuk Bisnis Kuliner

Kenyamanan Pelanggan Untuk Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner khusus dirumah makan, rasa sajian yang enak itu bukan satu-satunya hal yang menentukan, harga murah pun tidak menjamin melariskan. Kenyamanan yang bukan juga satu-satunya penentu. Semua hal tersebut sangat penting, yang perlu dimiliki untuk usaha kuliner. Berikut ini ada beberapa tips meningkatkan kenyamanan pelanggan untuk bisnis kuliner.

Suasana Tempat Makan

– Tempat Bersih, Rapi, Tidak Bau
Siapapun pasti menginginkan untuk menikmati sajian di tempat yang bersih, rapi tidak awut-awutan, serta tidak ada bau yang tidak sedap. Kebersihan ini tidak hanya lantai saja, bisa dari meja (pastikan meja tidak lengket), alat makan, serta pastikan tersedia tisu untuk kebutuhan konsumen.

Tempat yang rapi pasti enak dipandang, konsumen tinggal duduk menikmati sajian tanpa harus membersihkan atau menyingkirkan sesuatu yang mengganggu di area konsumen. Memastikan tidak ada aroma yang tidak sedap di area konsumen, bau bangkau, limbah dan sejenisnya itu cukup menjijikan, seenak apapun sajian yang disajikan tidak akan terasa nikmat jika ada bau yang tidak sedap.

– Sejuk dan tidak gersang
Untuk menciptakan suasana sejuk dan tidak gersang mungkin butuh dedikasi yang lebih, pasalnya cukup sulit dilakukan dan tergantung kepekaan kalian. Tapi ada beberapa tips yang bisa dicoba, pertama menghindari pencahayaan yang terlalu terang, karena akan menciptakan suasana yang terasa panas. Lebih baik menggunakan pencahayaan yang remang dengan lampu yang cahayanya kekuningan (tidak putih). Kedua, menciptakan dekorasi yang minimalis atau clasik. Misalnya daripada tembok hanya tembok biasa dengan cat polos, lebih baik dipadukan dengan kayu (setengah tembok bata setengah kayu), meja dan kursi kayu lebih nyaman daripada yang terbuat dari besi atau malah dari semen, karena dapat menciptakan suasana yang sejuk dan tidak gersang. Ketiga, memastikan bahwa sirkulasi udara berjalan normal dan tidak berlebihan maksudnya, harus ada angin yang berhembus namun jangan sampai angin tersebut bertiup terlalu kencang. Jika tempat makan dekat dengan alam di mana angin tercipta alami, membangun sekat atau semacam pemecah angin di sekitar tempat makan tersebut.

– Memisahkan area smoking dan no smoking
Dengan adanya dua area yang berbeda tersebut, semuanya akan merasa nyaman. Yang merokok tidak terlalu merasa risih karena memang sudah ditempat yang tepat. Yang tidak merokok juga tidak terlalu terganggu karena jauh dari asap rokok.

Pelayanan Yang Optimal

– Greeting itu sangat penting
Greeting yaitu penyambutan konsumen yang baru saja datang. Mulai dari memberikan salam, senyum, sapa hingga menerima orderan dari konsumen. Pertama, ketika ada konsumen yang baru saja tiba, pasti mereka membutuhkan “pemandu” untuk mengarahkan mereka duduk dimana, bagaimana ordernya, repeat order, dan lain-lain. Jangan membiarkan konsumen bingung, bahkan konsumen yang sudah sering datang pun pasti akan merasa lebih nyaman jika ada greeting.

Kedua, adanya greeting akan meminimalisirkan kesalah pahaman. Hal ini sering terjadi di industri rumah makan dimana pelanggan asal memilih tempat duduk padahal tempat duduk tersebut sudah dipesan, atau ada hal lain di mana meja tersebut tidak boleh digunakan contohnya kesalahan order, kadang konsumen tidak sadar kalau mereka pesan es padahal maunya panas, pesan bakaran padahal mau goreng.

Oleh karena itu, adanya greeting akan benar-benar memandu pelanggan dalam menikmati sajian lezat kalian. Jangan sampai kalian meminta konsumen pindah meja, atau memaksa konsumen mengkonsumsi menu yang salah diorder.

– Pramusaji harus Berpenampilan Rapi, Wangi, Profesional, dan Ramah
Penampilan pramusaji sangat penting karena kebanyakan pelanggan menyukai dengan pramusaji yang rapi, wangi, profesional dan ramah.

– Merapikan Antrian
Mengatur dan merapikan antrian meminimalisirkan ketidaknyamanan pelanggan. Beberapa antrian yang perlu diatur, pertama yaitu antrian penyajian (siapa yang pesan dulu, dia lah yang harus pertama menikmati sajian – jika berombongan, setidaknya harus ada yang pesan dulu di rombongan tersebut), jangan membiarkan orang yang pesan belakangan tapi makannya duluan.

Kedua, antrian duduk. Kadang kala slot meja akan penuh di waktu-waktu yang sibuk, sehingga konsumen harus antri untuk mendapatkan meja. Mencatat siapa-siapa saja yang antri duluan, jangan sampai salah memandu antrian belakangan untuk duduk duluan, akan menyebabkan “pertempuran” terjadi. Ketiga adalah antrian kasir, sama pada dua antrian sebelumnya, mengatur antrian agar tidak menyebabkan keributan yang membuat tidak nyaman konsumen.

Garansi Kekecewaan Yang Harus Ada

Cara terakhir untuk mengobati ketidaknyamanan konsumen yang terlanjur dialami. Pengusaha harus melayani konsumen 100%  agar konsumen yang datang dapat dipuaskan oleh pelayanan yang disajikan. Karena itu, sebuah garansi kekecewaan wajib ada di rumah makan.

Ada banyak garansi yang bisa diberikan kepada konsumen, mulai dari sajian yang kurang nikmat, pramusaji yang melakukan kesalahan, dan sebagainya. Bentu garansi itu sendiri bisa beda-beda, mulai dari 100% gratis, potongan harga dan sebagainya.

Source tips meningkatkan kenyamanan tips meningkatkan kenyamanan pelanggan
Comments
Loading...