Tips Sukses Berbisnis Kue

Tips Sukses Berbisnis Kue

Mencari peluang bisnis yang tepat dan memiliki peluang sukses lebih besar memang tidak mudah.  Setiap jenis bisnis memiliki relatifitas sendiri-sendiri.  Ada orang yang sukses berbisnis catering dan resto, menjadi distributor produk sembako, hingga menekuni bisnis kue.

Para pengusaha yang telah sukses banyak memberikan beberapa pandangan tentang jenis bisnis yang digeluti oleh seseorang. Beberapa masyarakat yang menyebut, sukses bukan ditentukan oleh jenis usahanya namun sejauh mana seseorang menggeluti bisnis tersebut.  Maka tidak heran banyak orang yang sukses mendirikan restaurant tetapi banyak juga yang terpuruk karenanya.  Berbisnis kue tentu sangat menjanjikan.  Beberapa orang yang menjalani usaha ini akan mengalami suka duka dalam merintis usahanya.  Mulai dari pasar yang luas, permintaan yang terus tak pernah putus, hingga kebanjiran order seperti menjelang hari raya, liburan atau tahun baru.

Tips Berbisnis Kue

  1. Konsisten dan terus membangun cita rasa yang enak dan unik
  2. Selalu menjaga kualitas, meskipun harga bahan baku seringkali fluktuatif karena sering naik dan turun.
  3. Menciptakan packaging/kemasan dan saluran pemasaran yang tepat.

Dalam berbisnis kue kering maupun kue basah pun dapat menghasilkan omset yang jutaan rupiah.  Bahkan bisnis kue juga bisa menjadi industry dalam skala kecil atau besar dan keuntungannya juga sangat menggiurkan.  Umumnya omset kue akan melejit ketika akan menjelang lebaran.  Kue-kue yang laris diburu pelanggan seperti kue kering hantaran, kue yang dikemas dalam toples-toples plastik yang enteng untuk dibawa sebagai oleh-oleh.  Itu semua merupakan produk yang laris manis saat ini.  Jika dahulu bisnis kue hanyalah merupakan bisnis sambilan, kini orang sudah mulai menyadari bahwa bisnis kue adalah peluang bisnis besar yang sangat menggiurkan dengan omset miliaran rupiah.  Apalagi bisnis kue juga selalu memerlukan teknologi dan inovasi dalam berbagai penyajian dan cara pemasaran.

Cara Menghadapi Para Pesaing Bisnis Serupa

Salah satu tantangan yang harus dihadapi adalah munculnya pesaing dalam bisnis serupa.  Dalam menjalankan bisnis, adanya persaingan pasar memang bukan hal yang baru.  Semakin maraknya pertumbuhan saat ini, ternyata berhasil menciptakan persaingan pasar yang semakin ketat.  Keadaan ini tentu saja memaksa para pengusaha untuk menggunakan berbagai cara dalam strategi pemasaran.  Beberapa cara yang dapat dilakukan agar dapat menghadapi persaingan bisnis antara lain:

1. Konsep dan Perencanaan Matang

Beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain, selera minat terhadap masyarakat, karakteristik atau gaya hidup masyarakat, daya beli, sumber bahan baku, hingga adanya bisnis sejenis.  Pertimbangan ini akan membantu untuk menentukan sukses atau tidaknya bisnis yang dilakukan. Selain itu adanya konsep bisnis yang matang akan membantu untuk membuat perencanaan bisnis yang juga matang.  Dalam berbisnis tak bisa asal-asalan.  Mempertaruhkan investasi yang cukup banyak.  Jika perencanaan tak matang, semuanya akan sia-sia dan rugi besar.  Oleh karena itu dalam perencanaan yang matang, perlu dibuat business plan.

2. Evaluasi dan Inovasi

Persaingan akan membuat anda jadi lebih inovatif untuk menciptakan sebuah nilai tambah dalam produk yang dijual.  Inovasi yang dilakukan dalam berbagai sisi akan menarik pelanggan untuk melirik produk yang dimiliki dibanding pesaing.  Selain itu, dalam menjalankan bisnis, sebuah evaluasi terhadap kekurangan dan nilai lebih dalam berbisnis juga diperlukan untuk semakin memajukan bisnis yang dilakukan.

3. Perluas Jaringan Pasar

Ketika menghadapi pesaing bisnis, salah satu cara yang bisa digunakan yaitu dengan memperluas pasar produk.  Jika awalnya hanya menjual varian minuman, tak ada salahnya untuk menambah dengan membuat varian menu cake yang bisa dinikmati oleh semua kalangan.  Perluasan pangsa pasar ini juga akan menambah pendapatan dan memberi nilai tambah pada pelanggan.

4. Standarisasi dan Sistem

Standarisasi sangat perlu dilakukan agar para konsumen tidak kecewa ketika membeli produk standarisasi resep berfungsi untuk menghasilkan rasa yang seragam di semua cabangnya.  Setelah usaha mulai berjalan, maka buatlah system usaha yang stabil dan kuat.  Setelah pondasi usaha dirasa kuat, maka lakukan perluasan pasar dengan berbagai sistem usaha yang diinginkan, misalnya membuka cabang, sampai franchise.  Sistem usaha yang kuat dan konsisten akan menjadi nilai positif bagi para investor yang tertarik berbisnis.

Source Tips Sukses Berbisnis kue Tips sukses
Comments
Loading...